Penolakan Awal Meryl Streep terhadap "The Devil Wears Prada"

  • 30 Apr 2026 10:20 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Kisah di balik keterlibatan Meryl Streep dalam film The Devil Wears Prada kembali menjadi sorotan setelah ia mengungkapkan fakta mengejutkan dalam wawancara terbaru. Berdasarkan laporan dari Deadline, Streep ternyata sempat menolak tawaran awal untuk membintangi film tersebut, yang kini justru menjadi salah satu peran paling ikonik dalam kariernya.

Dalam pengakuannya, Streep menjelaskan bahwa pada saat itu ia tidak langsung tertarik menerima peran Miranda Priestly. Bahkan, ia berada pada fase mempertimbangkan untuk pensiun dari dunia akting. Keputusan awal untuk menolak tawaran tersebut bukan sekadar pertimbangan artistik, melainkan juga refleksi dari posisinya di industri yang saat itu ia nilai mulai berubah.

Menurut laporan yang juga sejalan dengan wawancara yang dikutip Deadline, penolakan tersebut kemudian berkembang menjadi strategi negosiasi. Streep mengaku sengaja memasang standar tinggi terhadap keterlibatannya, termasuk dalam hal nilai kontrak. Ia ingin memastikan bahwa kehadirannya dianggap penting oleh studio.

Situasi berubah ketika pihak produksi menunjukkan keseriusan mereka. Tawaran baru yang diberikan akhirnya membuat Streep mempertimbangkan kembali keputusannya. Ia melihat bahwa proyek tersebut memiliki potensi besar, tidak hanya dari sisi cerita tetapi juga dari karakter yang kompleks dan kuat. Pada titik inilah ia akhirnya menerima peran tersebut.

Film The Devil Wears Prada sendiri kemudian dirilis pada 2006 dan meraih kesuksesan besar, baik secara komersial maupun kritis. Performa Streep sebagai editor majalah mode yang tegas dan karismatik mendapat pujian luas, bahkan membawanya pada berbagai nominasi penghargaan bergengsi.

Menariknya, Streep baru mengungkapkan detail penolakan awal ini secara terbuka dalam rangkaian promosi proyek terbarunya, termasuk sekuel film tersebut. Pengakuan ini memberikan perspektif baru tentang bagaimana keputusan besar dalam industri film sering kali melibatkan pertimbangan yang tidak terlihat oleh publik.

Pada akhirnya, kisah ini menunjukkan bahwa penolakan awal tidak selalu berarti kegagalan, melainkan bisa menjadi bagian dari proses menuju keputusan yang lebih tepat. Dalam kasus Meryl Streep, langkah tersebut justru mengarah pada salah satu peran paling berpengaruh dalam sejarah perfilman modern, sekaligus mempertegas posisinya sebagai salah satu aktris terbesar di generasinya. (Nana Ernawati)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....