Terjemah Lirik Tanpo Hubungan Lagu Zakiyem - Niken Salindry

  • 09 Apr 2026 14:43 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Lagu berjudul 'Tanpo Hubungan' dibawakan oleh penyanyi muda Niken Salindry. Lirik lagu ini diciptakan oleh Zakiyem, seorang pencipta lagu Jawa yang sebelumnya juga membawakan versi originalnya. Kehadiran Niken membuat lagu ini semakin populer dengan nuansa campursari modern.

Video musik 'Tanpo Hubungan' dipublikasikan pada 4 April 2026 melalui kanal YouTube Aneka Safari Records. Hingga kini, video tersebut telah ditonton lebih dari 201.109 kali dan berhasil masuk trending musik di posisi #23. Angka ini menunjukkan antusiasme besar dari penonton terhadap karya Niken Salindry.

Secara arti terjemah, lirik 'Tanpo Hubungan' menceritakan tentang cinta yang tidak bisa bersatu meski rasa sudah jelas terlihat. Lagu ini menggambarkan perasaan pasrah, ikhlas, dan menerima takdir meski hati ingin tetap bersama. Makna mendalam ini membuat lagu terasa dekat dengan pengalaman banyak orang.

Berikut lirik dan terjemah bahasa indonesia "Tanpo Hubungan Zakiyem hingga Niken Salindry"

Haa

(haa)

Cobo bayangno

(coba bayangkan)

Yen bebarengan

(jika bersama)

Ngukir katresnan

(mengukir cinta)

Bungah ra karuan

(bahagia tak terkira)

Hoo roso sayang

(oh rasa sayang)

Sayangg

(sayang)

Wes ketok,tenanan

(sudah terlihat, sungguh nyata)

Nyatane, dadi asing, tanpo hubungan

(nyata, jadi asing, tanpa hubungan)

Kadang aku kelingan

(kadang aku teringat)

Yen krungu, tembang lagu senenganmu

(saat mendengar lagu kesukaanmu)

Sing kerep mbok weruhne neng aku

(yang sering kau tunjukkan padaku)

Saben ketemu

(setiap bertemu)

Gawe aku kangen kebayang teko ngimpiku

(membuat aku rindu, terbawa dalam mimpiku)

Opo koe ra kroso

(apakah kamu tidak merasa)

Tresno sing jelas neng ngarep moto

(cinta yang jelas di depan mata)

Bondo rogo wis cemepak

(harta dan raga sudah siap)

Ati wis monggo pinarak

(hati sudah rela menerima)

Nanging takdir gusti sing raiso ditolak

(namun takdir Tuhan tak bisa ditolak)

Mung pengen ngrasakne

(hanya ingin merasakan)

Senenge yen lagi kasmaran

(bahagia saat sedang jatuh cinta)

Roso sayang seng ketok tenanan

(rasa sayang yang terlihat nyata)

Nyatane dadi asing tanpo hubungan

(nyata jadi asing tanpa hubungan)

Ngopo koe ra ngolehi

(mengapa kamu tidak mencari)

Kesempatan nggo nglekasi

(kesempatan untuk menyatukan)

Padahal ati, wis pengen dadi siji

(padahal hati sudah ingin jadi satu)

Sikapmu sing ra nentu

(sikapmu yang tak menentu)

Sing marai aku

(yang membuat aku)

Yakin ragu pengen bersatu

(yakin sekaligus ragu ingin bersatu)

Saiki aku wes nyerah

(sekarang aku sudah menyerah)

Wis pasrah marang gusti

(sudah pasrah kepada Tuhan)

Pucuke tresno

(puncak cinta)

Kui ngikhlasno

(adalah mengikhlaskan)

Sumpah aku rapopo

(sumpah aku tak apa-apa)

Yen akhire podo lungo

(jika akhirnya sama-sama pergi)

Wes cukup sumonggo

(sudah cukup, silakan)

Lagu iki tutuk tak wenehno

(lagu ini kututup, kuberikan)

Dinggo koe sing ora rumongso

(untukmu yang tak merasa)

(Roy Nur Rohim - Penyiar)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....