Terjemah Lirik Lagu Betah - La Tasya
- 14 Mar 2026 22:46 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Lagu berjudul 'Betah' dinyanyikan oleh La Tasya dengan vokal khasnya. Lirik lagu ini diciptakan oleh Iwan Kurniawan dan menjadi salah satu karya yang masuk dalam album Tunggal Eka 2026. Kehadiran lagu ini menambah daftar karya populer dari penyanyi muda tersebut.
Video musik 'Betah' dipublikasikan di YouTube pada Jumat, 13 Maret 2026. Hingga Sabtu, 14 Maret 2026, tayangan ini telah mencapai 174.605 views dan menempati posisi #5 di tangga trending musik. Angka tersebut menunjukkan antusiasme besar dari para penggemar.
Secara arti terjemah, lirik 'Betah' menggambarkan makna cinta yang sederhana namun penuh ketulusan. Lagu ini menekankan kesetiaan, penerimaan, serta rasa syukur dalam menjalani hubungan.
Pesan utamanya adalah tentang kebersamaan yang membuat seseorang merasa betah. Lirik lagu ini paling sesuai dengan judulnya "tekan tuo tetep happy" menekankan rasa nyaman dalam hubungan.
Kata 'Betah' menjadi simbol keteguhan hati untuk tetap bersama meski menghadapi suka maupun duka. Hal ini membuat pendengar mudah merasakan kedekatan emosional dengan lagu tersebut.
Informasi lain menyebutkan bahwa produksi lagu ini digarap oleh Barkot Production dengan dukungan tim kreatif seperti Wahyu Landax dan Brilian Zakiy R. Video musiknya diperankan oleh Aprillia dan Yoga, menambah daya tarik visual dari lagu tersebut.
Berikut lirik dan terjemah bahasa indonesia 'Betah' - La Tasya
Eh mas mriki lenggaho
(Duduklah di sini mas)
Lenggah mriki
(Duduk di sini)
Opo nyongko hubungane bakal sedowo iki
(Apakah kau kira hubungan ini akan sepanjang ini)
Kadang bungah kadang susah
(Kadang bahagia kadang susah)
Akeh susahe naning syukur.... tetep betah
(Banyak kesusahan namun tetap bersyukur.... tetap betah)
Udan grimis ngancani
(Hujan gerimis menemani)
Nyruput kopi
(Menyeruput kopi)
Nyambi mbayangke angen angen sing durung pasti
(Sambil membayangkan angan-angan yang belum pasti)
Dugi sepuh, tetep happy
(Sampai tua, tetap bahagia)
Penting donga lan usaha mboten henti
(Penting doa dan usaha tanpa henti)
Duh mas kang mas
(Aduh mas sayangku)
Sepurane yen kula, tasih katah kurang tasih katah salah
(Maafkan aku, masih banyak kekurangan dan kesalahan)
Ampun gadah pikiran sing mboten mboten
(Jangan punya pikiran yang tidak-tidak)
Adek ten mriki janji bakal slalu onten
(Adik di sini janji akan selalu ada)
Aku pengen sampean iso selalu ngancani
(Aku ingin kamu selalu menemani)
Ngancani aku nang fase susah ning fase sepi
(Menemani aku di fase susah dan sepi)
Tekan tuwo tekane ngadeg wes ora iso jejeg
(Sampai tua, sampai berdiri sudah tak bisa tegak)
Ra pengen liyane pengenku bebarengan slawase
(Tidak ingin yang lain, aku ingin bersama selamanya)
Sayang....
(Sayang....)
Jiwo rogo iki sampun tak pasrahne ngge sliramu
(Jiwa raga ini sudah aku pasrahkan untukmu)
Suwun purun nompo masalaluku
(Terima kasih mau menerima masa laluku)
Sayang...
(Sayang...)
Aku iki sadar dudu sing terbaik ngge sliramu
(Aku sadar bukan yang terbaik untukmu)
Tapi aku ngeyel tetep nekad bersanding denganmu
(Tapi aku keras kepala tetap nekat bersanding denganmu)
(Roy Nur Rohim - Penyiar)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....