Kelangkaan Memori Picu Krisis Stok Steam Deck
- 27 Feb 2026 10:23 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Perusahaan gim Valve memperingatkan ketersediaan konsol genggam Steam Deck berpotensi terganggu dalam waktu dekat. Melalui pengumuman resmi di laman produknya, Valve menyebut perangkat tersebut dapat mengalami kehabisan stok secara berkala di sejumlah wilayah akibat kelangkaan memori dan penyimpanan.
Valve juga menegaskan bahwa model Steam Deck LCD telah dihentikan produksinya dan tidak akan tersedia lagi setelah stok yang ada habis. Sejak Desember lalu, perusahaan memang mulai menghentikan lini LCD, sehingga kini varian OLED menjadi satu-satunya pilihan bagi konsumen.
Peringatan ini muncul setelah Steam Deck dilaporkan sempat habis total beberapa hari sebelumnya. Kondisi tersebut terjadi di tengah krisis pasokan RAM dan media penyimpanan yang melanda industri teknologi global.
Dilansir dari engadget.com, kelangkaan komponen dipicu tingginya permintaan dari industri kecerdasan buatan yang tengah memperluas infrastruktur pusat data. Kondisi ini menarik perhatian dunia.
Perusahaan AI disebut menyerap chip memori dan perangkat penyimpanan dalam jumlah besar. Hal ini berdampak pada produsen perangkat konsumen.
Dampaknya tidak hanya dirasakan pada Steam Deck. Valve sebelumnya juga menunda peluncuran perangkat lain seperti Steam Machine dan headset realitas virtual Steam Frame VR akibat kendala serupa.
Perusahaan awalnya berencana mengirimkan perangkat tersebut pada awal 2026. Namun Valve menyatakan perlu meninjau ulang jadwal peluncuran serta strategi harga, yang berpotensi mengalami penyesuaian akibat lonjakan biaya komponen.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....