Box Office: “Mercy” Geser “Avatar: Fire and Ash”

  • 31 Jan 2026 13:38 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Peta persaingan box office pekan ini mengalami pergeseran signifikan. Film fiksi ilmiah bertema distopia “Mercy” produksi Amazon MGM Studios berhasil merebut posisi puncak box office domestik Amerika Utara, mengakhiri dominasi panjang “Avatar: Fire and Ash” yang sebelumnya bertahan selama lebih dari satu bulan.

Menurut laporan Variety, sebuah situs majalah hiburan terkemuka Amerika, Mercy mencatat debut sebesar sekitar US$11 juta pada akhir pekan 23–25 Januari 2026. Angka yang tergolong moderat namun cukup untuk mengamankan peringkat pertama di tengah melemahnya total pendapatan bioskop akibat cuaca ekstrem musim dingin .

Sementara itu, “Avatar: Fire and Ash” turun ke posisi kedua dengan pendapatan akhir pekan sekitar US$6–7 juta. Meski mengalami penurunan signifikan di pasar domestik, film garapan James Cameron tersebut tetap menunjukkan kekuatan di pasar internasional.

Data dari AP News menyebutkan bahwa secara global, Fire and Ash telah melampaui US$1 miliar. Menegaskan daya tarik waralaba Avatar di luar Amerika Utara meskipun performa domestiknya mulai melandai .

Posisi ketiga ditempati oleh “Zootopia 2”, yang masih mempertahankan momentum kuat meski sudah beberapa pekan beredar. Film animasi produksi Disney ini menambah sekitar US$5 juta di box office domestik dan kini mengantongi pendapatan global lebih dari US$1,7 miliar.

Variety dan analis industri menilai kekuatan Zootopia 2 terutama datang dari pasar internasional, Khususnya Tiongkok, yang memberikan kontribusi besar terhadap total pendapatan film tersebut .

Di peringkat selanjutnya, “The Housemaid” dan “Marty Supreme” melengkapi lima besar box office minggu ini. Keduanya menunjukkan performa stabil meskipun tanpa lonjakan signifikan.

Berdasarkan data Box Office Mojo, total pendapatan 10 besar film pekan ini hanya mencapai sekitar US$44 juta. Angka yang relatif rendah dibandingkan rata-rata akhir pekan musim liburan, menandakan perlambatan sementara minat penonton bioskop .

Para pengamat industri yang diwawancarai Variety menilai bahwa kondisi cuaca ekstrem, minimnya rilis film blockbuster baru, serta pergeseran pola konsumsi hiburan menjadi faktor utama penurunan pendapatan pekan ini. Namun, situasi ini diperkirakan akan berubah dalam beberapa minggu ke depan dengan hadirnya sejumlah film bergenre horor dan aksi yang berpotensi menghidupkan kembali persaingan box office.

Secara keseluruhan, pekan ini menegaskan bahwa dinamika box office sangat dipengaruhi oleh kombinasi faktor eksternal dan kekuatan waralaba. Mercy menjadi contoh bagaimana film baru masih dapat merebut perhatian publik di tengah pasar yang lesu. (Nana Ernawati)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....