Lady Gaga Mengkover Lagu Mr. Rogers dengan Apik
- 31 Jan 2026 13:33 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Lady Gaga kembali menunjukkan kemampuannya menjembatani musik pop dengan pesan kemanusiaan melalui kover lagu legendaris “Won’t You Be My Neighbor?”, tema pembuka acara televisi anak Mister Rogers’ Neighborhood. Lagu ini diciptakan dan dipopulerkan oleh Fred Rogers, sosok ikonik yang selama puluhan tahun identik dengan nilai empati, kehangatan, dan rasa kebersamaan.
Versi Lady Gaga hadir sebagai bagian dari iklan Super Bowl 2026 hasil kolaborasi Redfin dan Rocket Mortgage, namun gaungnya melampaui sekadar kebutuhan komersial. Dalam laporannya, Variety, sebuah situs majalah perdagangan dan hiburan Amerika Serikat terkemuka, menyoroti bagaimana Lady Gaga tidak mengubah lagu tersebut secara berlebihan, melainkan menekankan kesederhanaan dan emosi sebagai inti utama.
Dengan aransemen minimalis dan vokal yang lembut, Gaga menghadirkan kembali nuansa ketulusan yang menjadi roh karya Fred Rogers. Ia bahkan menyatakan bahwa Mr. Rogers adalah figur yang “jelas berdiri untuk sesuatu,” dan pesan itu terasa relevan di tengah situasi sosial yang penuh polarisasi saat ini .
Pendekatan serupa juga dicatat oleh Rolling Stone, majalah hiburan terkemuka dunia lainnya, yang menilai kover ini sebagai bentuk penghormatan lintas generasi. Alih-alih menampilkan vokal bombastis yang sering melekat pada citra Lady Gaga, ia memilih nada hangat dan personal. Keputusan artistik ini memperlihatkan kedewasaan musikal Gaga, sekaligus pemahamannya bahwa lagu tersebut membawa memori kolektif bagi jutaan penonton yang tumbuh bersama Mister Rogers’ Neighborhood .
Sementara itu, Pitchfork menekankan konteks kultural dari kover ini. Lagu “Won’t You Be My Neighbor?” sejak awal diciptakan sebagai undangan sederhana untuk saling peduli. Dengan membawakannya kembali di panggung budaya populer sebesar Super Bowl, Lady Gaga secara simbolik mengajak audiens global untuk kembali pada nilai dasar: menjadi tetangga yang baik, saling memahami, dan merawat rasa kemanusiaan .
Kover ini sekaligus menambah daftar panjang proyek Lady Gaga yang berakar pada empati dan solidaritas, sejalan dengan kiprahnya di luar musik sebagai aktivis kesehatan mental dan isu sosial. Melalui lagu sederhana berdurasi singkat, Gaga berhasil menghidupkan kembali pesan Fred Rogers dengan bahasa musikal yang relevan bagi zaman sekarang.
Pada akhirnya, kover “Won’t You Be My Neighbor?” versi Lady Gaga bukan hanya penghormatan terhadap warisan budaya Amerika. Namun, juga pengingat universal bahwa kehangatan, kebaikan, dan rasa kebersamaan tetap menjadi kebutuhan mendasar manusia di era apa pun. (Nana Ernawati)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....