Arti Terjemahan Lirik Lagu Sabar Silvy Feat Sadewok

  • 23 Sep 2025 18:41 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Lagu berjudul 'Sabar (Sinau Bareng)' resmi dirilis Silvy Kumalasari bersama Sadewok melalui kanal YouTube Berkah Talenta. Karya ini diciptakan langsung oleh Sadewok dan diproduksi oleh PT Talenta Abadi Perkasa.

Makna lagu 'Sabar' adalah ajakan untuk menurunkan ego dalam hubungan rumah tangga. Liriknya bercerita tentang suka dan duka yang dijalani bersama, serta bagaimana kesabaran menjadi kunci dalam menjaga keharmonisan. Kolaborasi keduanya juga memberi warna baru yang terasa kuat dalam menyampaikan pesan mendalam.

Video musik 'Sabar' tayang perdana di kanal YouTube Berkah Talenta pada 16 September 2025 dan sudah ditonton lebih dari 1,5 juta kali. Lagu ini berhasil menempati posisi #1 musik trending di Indonesia hanya dalam beberapa hari. Sementara itu, versi solo Sadewok yang diunggah pada 24 Agustus 2025 melalui kanal resminya telah menembus 11 juta penayangan (23/9/2025).

Arti lirik lagu ini dalam bahasa Indonesia adalah tentang perjalanan cinta yang penuh ujian namun tetap dijaga dengan kesabaran. Liriknya berisi permintaan maaf, kesetiaan, dan janji untuk tetap bersama meski keadaan sulit. Pesan ini relevan bagi banyak pasangan yang tengah berjuang dalam hubungan mereka.

Berikut Lirik Lagu Sabar - Silvy Kumalasari Feat Sadewok beserta terjemahan bahasa Indonesia

Pria:

Sabendino rasane rakaruan

(Setiap hari rasanya tidak karuan)

Ngombe kopi legi neng rasane pait tenan

(Minum kopi manis tapi terasa sangat pahit)

Mangan mangut lele rasane kok podo tempe

(Makan mangut lele tapi terasa seperti tempe)

Opo koyo ngene rasane wong ora ndue

(Apakah begini rasanya orang yang tidak punya)

Wanita:

Cintaku mbokyo sampun le nesu-nesu

(Cintaku tolong jangan suka marah-marah)

Kabeh iso rasah kudu nganggo mecucu

(Semua bisa tanpa harus dengan cemberut)

Emanen paras ayumu ndak bedo karo atimu

(Sayang sekali wajah tampanmu tidak seindah hatimu)

Rungokno tembangan manisku

(Dengarkanlah nyanyian manisku)

Wanita:

Duh sayang ngapuntene saestu

(Aduh sayang maafkanlah sungguh)

Yen dereng saget nuruti opo karepmu

(Jika belum bisa menuruti apa mau mu)

Tapi ojo sumelang ono dino liyane bakal

(Tapi jangan khawatir suatu hari nanti akan)

Tak upayake mbuh kepie corone

(Akan kuusahakan entah bagaimana caranya)

Pria:

Tresnoku ora bakal luntur sayangku

(Cintaku tidak akan pudar sayangku)

Rabakal goyah senajan kahanane bubrah

(Tidak akan goyah meski keadaan hancur)

Aku bakal setia ora mungkin mendua

(Aku akan setia tidak mungkin mendua)

Matursuwun sampun ono ngancani neng sabendino

(Terima kasih sudah ada menemani setiap hari)

Wanita:

Cintaku mbokyo sampun le nesu-nesu

(Cintaku tolong jangan suka marah-marah)

kabeh iso rasah kudu nganggo mecucu

(Semua bisa tanpa harus dengan cemberut)

emanen paras gantengmu ndak bedo karo atimu

(Sayang sekali wajah tampanmu tidak seindah hatimu)

rungokno tembangan manisku

(Dengarkanlah nyanyian manisku)

Wanita:

Duh sayang ngapuntene saestu

(Aduh sayang maafkanlah sungguh)

yen dereng saget nuruti opo karepmu

(Jika belum bisa menuruti apa mau mu)

tapi ojo sumelang ono dino liyane bakal

(Tapi jangan khawatir suatu hari nanti akan)

tak upayake mbuh kepie corone

(Akan kuusahakan entah bagaimana caranya)

Pria:

Tresnoku ora bakal luntur sayangku

(Cintaku tidak akan pudar sayangku)

Rabakal goyah senajan kahanane bubrah

(Tidak akan goyah meski keadaan hancur)

Aku bakal setia ora mungkin mendua

(Aku akan setia tidak mungkin mendua)

Matursuwun sampun ono ngancani neng sabendino

(Terima kasih sudah ada menemani setiap hari)

Wanita:

Cintaku mbokyo sampun le nesu-nesu

(Cintaku tolong jangan suka marah-marah)

kabeh iso rasah kudu nganggo mecucu

(Semua bisa tanpa harus dengan cemberut)

emanen paras gantengmu ndak bedo karo atimu

(Sayang sekali wajah tampanmu tidak seindah hatimu)

rungokno tembangan manisku

(Dengarkanlah nyanyian manisku)

Wanita:

Duh sayang ngapuntene saestu

(Aduh sayang maafkanlah sungguh)

yen dereng saget nuruti opo karepmu

(Jika belum bisa menuruti apa mau mu)

tapi ojo sumelang ono dino liyane bakal

(Tapi jangan khawatir suatu hari nanti akan)

tak upayake mbuh kepie corone

(Akan kuusahakan entah bagaimana caranya)

Pria:

Tresnoku ora bakal luntur sayangku

(Cintaku tidak akan pudar sayangku)

Rabakal goyah senajan kahanane bubrah

(Tidak akan goyah meski keadaan hancur)

Aku bakal setia ora mungkin mendua

(Aku akan setia tidak mungkin mendua)

Matursuwun sampun ono ngancani neng sabendino

(Terima kasih sudah ada menemani setiap hari)

Wanita:

Duh sayang ngapuntene saestu

(Aduh sayang maafkanlah sungguh)

yen dereng saget nuruti opo karepmu

(Jika belum bisa menuruti apa mau mu)

tapi ojo sumelang ono dino liyane bakal

(Tapi jangan khawatir suatu hari nanti akan)

tak upayake mbuh kepie corone

(Akan kuusahakan entah bagaimana caranya)

Pria:

Tresnoku ora bakal luntur sayangku

(Cintaku tidak akan pudar sayangku)

Rabakal goyah senajan kahanane bubrah

(Tidak akan goyah meski keadaan hancur)

Aku bakal setia ora mungkin mendua

(Aku akan setia tidak mungkin mendua)

Matursuwun sampun ono ngancani neng sabendino

(Terima kasih sudah ada menemani setiap hari)

Nyanyi Bersama:

Aku bakal setia ora mungkin mendua

(Aku akan setia tidak mungkin mendua)

Matursuwun sampun ono ngancani neng sabendino

(Terima kasih sudah ada menemani setiap hari)

(Roy Rohim/Penyiar)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....