Menguak Jejak Bahasa Tertua di Dunia
- 13 Sep 2025 11:59 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Bahasa merupakan salah satu penanda peradaban manusia yang paling penting, karena melalui bahasa, manusia mampu berkomunikasi, menyampaikan ide, dan mewariskan budaya. Seiring perkembangan zaman, bahasa pun berevolusi hingga membentuk ribuan bahasa yang kita kenal saat ini, namun pertanyaan tentang bahasa apa yang tertua di dunia selalu menarik perhatian para ahli linguistik maupun sejarawan.
Melansir dari berbagai penelitian sejarah dan linguistik, bahasa Sumeria sering disebut sebagai bahasa tertua yang tercatat dalam peradaban manusia. Bahasa ini digunakan di Mesopotamia sekitar 3100 SM dan meninggalkan bukti tertulis melalui prasasti berbentuk paku atau dikenal dengan istilah aksara kuneiform. Selain Sumeria, bahasa Mesir Kuno dan bahasa Tamil juga sering disebut sebagai bahasa kuno yang memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan bahasa modern.
Bahasa Sumeria sendiri menarik karena tidak memiliki kerabat bahasa lain yang dikenal, sehingga digolongkan sebagai bahasa isolat, bahasa ini sempat berkembang pesat sebagai bahasa utama dalam administrasi, ilmu pengetahuan, hingga sastra di peradaban Mesopotamia. Meskipun akhirnya digantikan oleh bahasa Akkadia, peninggalannya masih dapat dipelajari hingga kini melalui tablet tanah liat yang ditemukan oleh arkeolog.
Di sisi lain, bahasa Tamil yang berasal dari India Selatan dan Sri Lanka juga diakui UNESCO sebagai salah satu bahasa tertua yang masih digunakan hingga saat ini. Bahasa Tamil telah berusia lebih dari 2.500 tahun dalam bentuk tertulis dan hingga kini tetap hidup dengan penutur aktif lebih dari 80 juta orang di seluruh dunia. Keberlangsungan bahasa ini menunjukkan bagaimana sebuah bahasa dapat bertahan melintasi zaman.
Kajian mengenai bahasa tertua di dunia bukan hanya sebatas menelusuri sejarah, tetapi juga memahami bagaimana manusia sejak awal membangun peradaban. Dari Sumeria, Mesir Kuno, hingga Tamil, bahasa telah menjadi jembatan yang menghubungkan generasi demi generasi. Fakta ini sekaligus mengingatkan bahwa bahasa adalah warisan berharga yang membentuk identitas manusia sepanjang masa. (Rizal Fahlevi)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....