Lirik Terjemahan Lagu Di Ikek Gadih Subarang Fauzana
- 16 Agt 2025 20:30 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Lagu terbaru Fauzana berjudul 'Di Ikek Gadih Subarang' resmi dirilis melalui kanal Youtube Fauzana Official. Penyanyi yang dikenal dengan ciri khas vokalnya ini kembali menghadirkan lagu Minang bernuansa syahdu dan penuh makna.
Lirik lagu ini ditulis sendiri oleh Fauzana dengan aransemen musik Decky Ryan. Video musiknya tayang perdana pada 7 Agustus 2025 dan sudah ditonton lebih dari 604 ribu kali.
Posisi lagu ini pun langsung masuk daftar trending Youtube kategori musik di urutan ke-10. Kanal Youtube Fauzana Official sendiri telah memiliki lebih dari 1,17 juta subscriber (16/8/2025).
Secara makna, lagu ini menggambarkan kerinduan seorang gadis kepada kekasihnya yang merantau. Namun, kerinduan itu bercampur rasa kecewa karena janji yang pernah terucap tidak ditepati, bahkan, muncul kabar sang kekasih telah bersama wanita lain di negeri seberang.
Kehadiran 'Di Ikek Gadih Subarang' menjadi bukti konsistensi Fauzana dalam mempersembahkan karya musik Minang modern. Lagu ini mengandung pesan tentang kesetiaan, kekecewaan, sekaligus kepasrahan menerima kenyataan dalam cinta.
Berikut Lirik Lagu Di Ikek Gadih Subarang - Fauzana Minang beserta arti terjemahannya
Satinggi tabangnyo bangau
(setinggi terbangnya bangau)
Pulangnyo ka kubangan juo
(pulangnya ke kubangan juga)
Satinggi-tinggi malayok
(setinggi-tingginya melayang)
Pulangnyo ka sarang juo
(pasti pulangnya ke sarang juga)
Samanjak uda di rantau
(semenjak kamu di perantauan)
Indak ado kaba barito
(tidak ada kabar berita)
Denai lah larek mananti
(aku sudah sangat lama menanti)
Antah bilo ka pulang
(entah kapan kamu akan kembali)
Dipatuik di bilang tahun baganti
(hari bulan sampai tahun berganti)
Uda nan disayang indaklah pulang
(kamu tidak ada kabar)
Baa coiko nan tajadi
(kenapa jadinya seperti ini)
Janji nan dulu baingkari
(janji yang dulu terucap diingkari)
Bia badarai padi sipuluik
(biar berderai padi sipulut (ketan))
Jikok badarai mangko dikaka
(jika berderai makanya disebar)
Janji uda hanyo di muluik
(janji kamu sebatas di mulut saja)
Sampai kini indak bakaba
(sampai saat ini tidak ada berita)
Kato urang mambuek risau
(kata-kata orang membuatku risau)
Uda diikek gadih subarang
(mereka bilang kamu bersama wanita seberang)
Ikolah nasib sibadan diri
(beginilah nasibku)
Uda di sayang kini mahilang
(kamu yang kusayang kini menghilang)
(Roy Rohim/Penyiar)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....