Lirik Arti Terjemah Wegah Tukaran Happy Asmara Ft. Gilga Sahid
- 25 Apr 2025 16:55 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Happy Asmara kembali menunjukkan dominasinya di dunia musik dangdut dengan lagu terbarunya berjudul 'Wegah Tukaran'. Lagu ini menjadi lebih emosional karena dibawakan bersama Gilga Sahid sang suami, penyanyi pria yang tengah naik daun dan dikenal dengan suara khasnya yang merasuk ke hati.
Video musik resmi lagu 'Wegah Tukaran' dirilis di kanal YouTube Happy Asmara Music pada tanggal 24 April 2025. Hanya dalam waktu 21 jam setelah penayangan, video tersebut sudah meraih lebih dari 342.117 penayangan dan menempati peringkat #3 di Trending untuk kategori musik, Jumat (25/4/2025). Lagu ini diproduksi oleh Happy Rism dengan arahan visual dari Ita Aprilia.
Lagu ini diciptakan oleh Nurbayan dan diaransemen oleh HA Pro Music. Lirik lagu menceritakan tentang keinginan kuat pasangan untuk menjaga hubungan mereka tetap harmonis. 'Wegah Tukaran' berarti "enggan bertengkar", mencerminkan harapan agar cinta dijalani dengan sabar dan saling mengerti, bukan saling menyakiti.
Arti lirik terjemah dalam bahasa Indonesia, lirik lagu ini menggambarkan cinta yang besar namun sering diuji oleh kesalahpahaman dan rasa cemburu. Meski begitu, kedua pasangan berusaha untuk tidak bertengkar dan memilih saling percaya agar hubungan tetap terjaga. Liriknya mengajak pendengar untuk belajar menahan ego dan lebih mengedepankan perasaan sayang daripada emosi sesaat.
Berikut Arti Terjemah Lagu Wegah Tukaran - Happy Asmara feat. Gilga Sahid (bahasa Jawa ke bahasa Indonesia)
Bulan gede sandingan karo lintange
(Bulan besar bersanding dengan bintangnya)
Koyo ndene tresnane awake dewe
(Seperti itulah cintanya kita berdua)
Kadang mendung teko ngalingi gedhene tresno
(Terkadang mendung datang menghalangi besarnya cinta)
Tulung percoyo atiku tak jogo
(Tolong percaya, hatiku kujaga)
Aku wes wegah tukaran
(Aku sudah tidak mau bertengkar)
Sing gawe rusak kahanan
(Yang membuat keadaan jadi rusak)
Enak sayang-sayangan
(Enaknya saling menyayangi)
Enak apik-apikan
(Enaknya saling berbuat baik)
Ra nesu-nesunan
(Tidak saling marah-marahan)
Nambahi pikiran
(Itu cuma menambah beban pikiran)
Saking gedhene tresnoku
(Karena besarnya cintaku)
Wedi kelangan sliramu
(Aku takut kehilangan dirimu)
Mergo aku cemburu karo masalalumu
(Karena aku cemburu pada masa lalumu)
Menghantuiku disetiap waktu
(Menghantuiku di setiap waktu)
Bulan gede sandingan karo lintange
(Bulan besar bersanding dengan bintangnya)
Koyok ndene tresnane awake dewe
(Seperti itulah cintanya kita berdua)
Kadang mendung teko ngalingi gedhene tresno
(Terkadang mendung datang menghalangi besarnya cinta)
Tulung percoyo atiku tak jogo
(Tolong percaya, hatiku kujaga)
Genggemen tanganku (rangkulen aku)
(Genggam tanganku (peluk aku))
Buang egomu (yakino atimu atiku)
(Buang egomu (yakinkan hatimu dan hatiku))
Ojo nesu-nesu (aku wes ra nesu)
(Jangan marah-marah (aku sudah tidak marah))
Wingi nggo pengalaman
(Kemarin jadi pengalaman)
Aku wes wegah tukaran
(Aku sudah tidak mau bertengkar)
Bulan gede sandingan karo lintange
(Bulan besar bersanding dengan bintangnya)
Koyo ndene tresnane awake dewe
(Seperti itulah cintanya kita berdua)
Kadang mendung teko ngalingi gedhene tresno
(Terkadang mendung datang menghalangi besarnya cinta)
Tulung percoyo atiku tak jogo
(Tolong percaya, hatiku kujaga)
Bulan gede sandingan karo lintange
(Bulan besar bersanding dengan bintangnya)
Koyo ndene tresnane awake dewe
(Seperti itulah cintanya kita berdua)
Kadang mendung teko ngalingi gedhene tresno
(Terkadang mendung datang menghalangi besarnya cinta)
Tulung percoyo atiku tak jogo
(Tolong percaya, hatiku kujaga)
Tulung percoyo atiku tak jogo
(Tolong percaya, hatiku kujaga)
Sayang, aku wes wegah tukaran
(Sayang, aku sudah tidak mau bertengkar)
(Nur Rohim/Penyiar)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....