Jenis 'Sengkalan' Dalam Khasanah Budaya Jawa

  • 28 Feb 2025 19:44 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Sengkalan merupakan pembuatan kata-kata, bangunan, atau gambar sebagai pengganti angka. Angka tersebut sebagai tanda untuk memperingati suatu kejadian penting. Biasanya, sengkalan dapat ditemukan di bangunan yang sudah lama atau sudah tua. Hal tersebut menunjukkan bahwasannya masyarakat Jawa pada zaman dahulu menggunakan bentuk gambar, kata-kata, atau yang lainnya untuk mengingat suatu kejadian. Sengkalan terdapat beberapa jenis. Jenis sengkalan terbagi menjadi dua, yaitu jenis sengkalan berdasarkan wujud dan jenis sengkalan berdasarkan tahun. Dilansir dari buku Seputar Budaya Jawa, masing-masing jenis sengkalan tersebut terbagi lagi menjadi berikut:

Jenis Sengkalan Menurut Wujudnya

Sengkalan Lamba

Sengkalan lamba merupakan sengkalan yang wujudnya berupa tulisan, bisa dituliskan dalam bentuk kalimat maupun kata-kata. Konon, sengkalan ini lebih mudah dibaca, karena hanya perlu mencari arti setiap katanya. Contoh: Geni Mati Siniram ing Janmi: 1403 C, merupakan tahun berdirinya kerajaan Demak. Nilai tiga dihubungkan dengan api (Geni) Nilai nol dihubungkan dengan sesuatu yang tidak ada (Mati) Nilai empat dihubungkan dengan air (Siniram) Nilai satu dihubungkan dengan sesuatu yang berjumlah satu dan berbentuk bulat (Janmi).

Sengakalan Memet

Sengkalan memet merupakan sengkalan yang wujudnya berupa bangunan, gambar, maupun lukisan. Sengkalan memet lebih rumit dari sengkalan lamba dalam mengartikannya. Karena, harus cermat dalam mengamati bentuknya. Menggambarkan seekor naga yang menelan sebagian matahari. Merupakan sengkalan memet yang menunjukkan angka 1318.

Jenis Sengkalan Menurut Tahunnya

Candra Sengkala Candra sengkala merupakan sebutan untuk angka tahun Jawa yang dihitung berdasarkan perhitungan bulan atau komariah.

Surya Sengkala Surya sengkala merupakan sebutan untuk angka tahun Jawa yang dihitung berdasarkan perhitungan matahari atau syamsiah. (Ali Marsudi) Sumber: Sulaksono, D. (2016). Seputar Budaya Jawa. Surakarta: CakraBooks

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....