Mitos dalam Adat Istiadat Masyarakat Jawa
- 27 Feb 2025 22:48 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Kehidupan masyarakat Jawa sering mengenal banyak mitos. Dalam bahasa Jawa, mitos merupakan istilah dari gugon tuhon.
Sebenarnya, mitos merupakan dongeng yang menjadi kepercayaan masyarakat Jawa tanpa dasar. Seringkali mitos didapatkan dari cerita lisan masyarakat zaman dahulu yang diambil dari kisah yang dialami oleh para leluhur.
Melansir dari buku Seputar Budaya Jawa, mitos masyarakat Jawa yang sangat banyak dapat diklasifikasikan menjadi tiga bagian. Berikut ini jenis-jenis mitos masyarakat Jawa:
Gugon tuhon kang salugu (sebenarnya)
Jenis mitos salugu memiliki hubungan yang erat dengan cerita pewayangan murwakala atau ruwatan. Mitos tersebut menjelaskan bagaimana orang-orang Sukerta lebih tepatnya anak-anak apabila tidak diruwat akan menjadi mangsa Bathara Kala.
Gugon tuhon kang isi wasita sinandi (nasehat tersamar)
Mitos ini memberikan ajaran yang disampaikan secara tidak langsung dan pada dasarnya disertai dengan kata ora ilok atau tidak baik. Berikut ini beberapa contoh mitos masyarakat Jawa yang berisi nasehat tersamar:
Hamil duduk di tampah
Dapur yang menghadap ke timur
Meludah di sumur
Membuang sampah di tempat tidur.
Gugon tuhon kang kalebu wewaler (larangan)
Mitos ini berisikan tentang larangan atau tindakan yang seharusnya tidak boleh dilakukan. Konon, apabila mitos tersebut dilakukan maka akan menimbulkan celaka.
Berikut ini contoh mitos masyarakat Jawa yang mengandung larangan:
Masyarakat Banyumas tidak boleh pergi pada saat hari Sabtu Pahing.
Keturunan dari Panembahan Senopati apabila berperang tidak boleh untuk menaiki kuda bathilan atau kuda yang ekornya dipotong.
Masyarakat Kudus yang tinggal di sebelah timur sungai tidak boleh berbesanan dengan masyarakat yang tinggal di barat sungai.
Berdasarkan uraian di atas, mitos yang dipercaya bahkan dilakukan oleh masyarakat Jawa memiliki fungsi. Intinya bisa menjadi daya kekuatan manusia untuk mengambil bagian dengan lingkungan sekitarnya termasuk proses alam. (Ali Marsudi)
Sumber: Sulaksono, D. (2016). Seputar Budaya Jawa. Surakarta: CakraBooks.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....