Lirik Lagu Kalah Weton Difarina Adella hingga Shinta Arsinta

  • 07 Feb 2025 16:52 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Lagu 'Kalah Weton' yang dinyanyikan oleh Difarina Indra Adella bersama OM ADELLA menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta dangdut. Lagu ini merupakan ciptaan Nur Mahfudz dan diunggah melalui kanal YouTube Henny Adella yang memiliki lebih dari 4,33 juta subscriber.

Sejak dirilis pada 29 Januari 2025, lagu ini telah ditonton sebanyak 794.072 kali dan bahkan berhasil menduduki posisi #9 di trending musik YouTube. Versi lain dari lagu ini juga dinyanyikan oleh Shinta Arsinta, Slamet Pengamen, Dinda Teratu dan versi asli clip video Grub Kemput STS, yang masing-masing telah memperoleh ratusan ribu hingga jutaan penonton (7/2/2025)

Lagu ini mengangkat tema cinta yang terhalang oleh kepercayaan tentang weton atau kecocokan berdasarkan hitungan Jawa. Liriknya menggambarkan perjuangan pasangan yang harus berpisah karena perbedaan weton yang dianggap tidak selaras oleh orang tua mereka.

Melalui liriknya yang menyentuh, lagu ini berhasil menarik perhatian banyak pendengar yang merasa memiliki pengalaman serupa. "Ngopo awak dewe mbiyen kepetuk, yen akhire ati iki seng diremukk" menjadi salah satu bagian yang paling menggambarkan kekecewaan mendalam dalam lagu ini.

Bagi yang ingin menikmati lagu 'Kalah Weton', bisa mendengarkannya di Radio Pro4 RRI Surakarta melalui frekuensi FM 95,2 MHz atau streaming di aplikasi RRI Digital. Informasi lebih lanjut mengenai acara bisa diperoleh melalui WhatsApp di 089520895244 atau dengan mengunjungi tautan s.id/pro4rrisurakarta

Banyak netizen turut memberikan komentar mengenai lagu ini. Seorang pengguna YouTube menuliskan, "Alhamdulillah mbak Difa trending lagi, suaranya bagus enak didengarnya." Sementara komentar lain mengatakan, "Cinta terhalang weton, keren mbak Difarina, lagune seng tak golek.i selama iki."

Berikut Lirik Lagu 'Kalah Weton' - Difarina Indra, Slamet Pengamen, hingga Shinta Arsinta:

wes kadung sayang

wes kadung berjuang

ati wes nyaman ra sido bebojoan

satuanku telu

satuanmu wolu jare wongtuamu di iung ra ketemu

abot sanggane

wong tuo ramarengke

kok koyo ngene nasib seng tak rasakke

ngopo awak dewe mbiyen kepetuk

yen akhire ati iki seng diremukk

kabeh kui ora seng tak jaluk

jare wong tuamu wetone ora gatuk

loro koyo di pateni nanging ora mati

duh gusti paringi kuat ati

(Nur Rohim/Penyiar)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....