Arti Lirik Tresno Tekan Mati Difarina Indra Adella
- 31 Jan 2025 16:55 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Lagu 'Tresno Tekan Mati' dinyanyikan oleh Difarina Indra Adella dan Fendik Adella, dirilis pada 22 Januari 2025. Sejak rilis, lagu ini telah ditonton lebih dari 2,2 juta kali di YouTube dan menjadi trending nomor satu dalam kategori musik (31/1/2025).
Penulisan lagu ini dilakukan oleh Andi Mbendol, dengan aransemen oleh OM Adella, yang memberikan nuansa khas dangdut yang menyentuh hati. Makna dari 'Tresno Tekan Mati' menggambarkan cinta yang dalam dan tak tergantikan.
Lagu ini mengekspresikan harapan untuk bersama hingga akhir hayat, meskipun harus menghadapi berbagai rintangan. Liriknya yang emosional dan melodi yang menyentuh membuat banyak pendengar terhubung dengan perasaan yang disampaikan.
Arti lirik dalam bahasa Indonesia menyoroti betapa kuatnya cinta, di mana sang penyanyi berharap untuk selalu bersatu dengan orang yang dicintainya. Perasaan sakit akibat perpisahan dan harapan untuk kembali bersama mengalir dalam setiap bait liriknya.
Lagu ini memberikan pesan tentang ketulusan cinta yang tak akan pudar meskipun ada tantangan.Jika dibandingkan dengan unggahan lain, lagu ini berhasil menarik perhatian lebih banyak penonton dibandingkan versi lain seperti 'Tresno Tekane Mati' oleh Happy Asmara dan Dinda Teratu, yang hanya mendapatkan sekitar 1 juta penonton dalam waktu lima hari.
Ini menunjukkan bahwa Difarina dan Fendik mampu memberikan interpretasi yang unik dan menarik. Alhasil lebih banyak peminat yang tertarik untuk melihat dan mendengarnya.
Netizen memberi tanggapan positif terhadap lagu ini. Salah satu komentar menyebutkan, "Selamat dan Sukses untuk Difarina Indra & Fendik yang diiringi musik oleh OM Adella atas prestasinya trending 1 dengan judul Tresno Tekane Mati". Hal ini menunjukkan betapa antusiasnya para penggemar terhadap pencapaian lagu ini.
Berikut Arti Lirik Lagu 'Tresno Tekan Mati' - Difarina Indra Adella Terjemah Bahasa Indonesia
Aku ra lilo pisah marang sliramu
(aku tak rela berpisah darimu)
Mergo omongan dadi salah paham
(karena ucapan menjadi salah paham)
Janjimu tak patenke ing jero rogo iki
(janjimu akan kuabadikan dalam jiwa ini)
Supoyo tansah kelingan sliramu
supaya selalu mengingat dirimu)
Wong lanang liyane ra bakal iso ngganteni
(pria lain tak akan bisa menggantikan)
Jenengmu tak ukir sakjroning ati
(namamu kuukir dalam hati)
Pengenku siji nyanding sliramu tekan ku mati
(ingin ku bersanding denganmu sampai mati)
Dongaku ra bakal mandeg sedurung sliramu bali
(doaku tak akan berhenti sebelum kau kembali)
Tok duakke ora popo tresnoku tekane mati
(harta tak ada artinya, cintaku sampai mati)
Sing penting rasaku sak teruse ono neng njero ati, neng atimu
(yang penting rasaku selalu ada di dalam hati, dalam hatimu)
Nganti tok duake aku lilo
(hingga hartaku pergi, aku rela)
Wis kulino bab ngampet loro
(sudah terbiasa dengan menahan sakit)
Pokoke koe liyane aku wegah
(pokoknya, aku enggan pada yang lain)
Raono kata pisah percoyo o endinge indah
(tak ada kata pisah, percayalah akan ada akhir yang indah)
Kelangan koe aku jelas ngamuk
(kehilanganmu, aku jelas marah)
Mlaku tanpo koe atiku remuk
(berjalan tanpa dirimu, hatiku remuk)
Tak pasrahke gusti kabeh takdirku
(kupasrahkan kepada Tuhan semua takdirku)
Dongaku ora pedot yo mung dinggo sliramu
(doaku tak terputus, hanya untuk dirimu)
Wong lanang liyane ra bakal iso ngganteni
(pria lain tak akan bisa menggantikan)
Jenengmu tak ukir sakjroning ati
(namamu kuukir dalam hati)
Pengenku siji nyanding sliramu tekan ku mati
(ingin ku bersanding denganmu sampai mati)
Dongaku ra bakal mandeg sedurung sliramu bali
(doaku tak akan berhenti sebelum kau kembali)
Tok duakke ora popo tresnoku tekane mati
(harta tak ada artinya, cintaku sampai mati)
Sing penting rasaku sak teruse ono neng njero ati, neng atimu
(yang penting rasaku selalu ada di dalam hati, dalam hatimu)
Gedene cintaku luar biasa
(cintaku sangat besar)
Jelas paling tulus sak dunia
(jelas paling tulus di dunia)
Walau kadang gawe ati kelaran
(meskipun kadang membuat hati terluka)
Opo wae tak tabrak yang menjadi penghalang
(apapun akan kutabrak yang menjadi penghalang)
Tresno tekan matiku mung sampean
(cinta sampai matiku hanya kamu)
Raono muntire lehku berjuang
(tak ada jalan mundur dalam perjuanganku)
Kudu dadi siji ora urusan
(kita harus bersatu, tak peduli)
Sampai pada tujuan Tuhan mohon ijinkan
(hingga sampai pada tujuan, Tuhan mohon ijinkan)
Wong lanang liyane ra bakal iso ngganteni
(pria lain tak akan bisa menggantikan)
Jenengmu tak ukir sakjroning ati
(namamu kuukir dalam hati)
Pengenku siji nyanding sliramu tekan ku mati
(ingin ku bersanding denganmu sampai mati)
Dongaku ra bakal mandeg sedurung sliramu bali
(doaku tak akan berhenti sebelum kau kembali)
Tok duakke ora popo tresnoku tekane mati
(harta tak ada artinya, cintaku sampai mati)
Sing penting rasaku sak teruse ono neng njero ati, neng atimu
(yang penting rasaku selalu ada di dalam hati, dalam hatimu)
Pengenku siji nyanding sliramu tekan ku mati
(ingin ku bersanding denganmu sampai mati)
Dongaku ra bakal mandeg sedurung sliramu bali
(doaku tak akan berhenti sebelum kau kembali)
Tok duakke ora popo tresnoku tekane mati
(harta tak ada artinya, cintaku sampai mati)
Sing penting rasaku sak teruse ono neng njero ati, neng atimu
(yang penting rasaku selalu ada di dalam hati, dalam hatimu)
(Nur Rohim/Penyiar)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....