Lirik dan Arti Njarem Lagu Dinda Teratu Karya Royhan Ni'amillah

  • 25 Des 2024 17:51 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Dinda Teratu kembali memukau pendengar dengan lagu terbaru berjudul 'Njarem'. Lagu ini ditulis oleh Royhan Ni'amillah dan telah dirilis pada 15 Desember 2024. Sejak tayang perdana, video ini telah ditonton lebih dari 370.501 kali dan berhasil menduduki posisi #16 di Trending musik (23/12/24).

Lirik lagu 'Njarem' mengisahkan tentang perasaan sakit hati yang dialami seseorang dalam hubungan yang penuh perjuangan. Dalam perjalanan cerita, Dinda mengungkapkan kerinduan dan harapan meskipun harus menghadapi perpisahan.

Setiap baitnya menyampaikan emosi mendalam, membuat pendengar dapat merasakan setiap nuansa yang ada. Arti dari lirik 'Njarem' sangat relevan dengan pengalaman cinta yang sering dialami banyak orang. Lagu ini tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga mencerminkan realitas kehidupan yang penuh dengan suka dan duka.

Pendengar bisa menikmati lagu ini di Radio Pro4 RRI Surakarta melalui frekuensi FM 95,2 Mhz atau streaming di aplikasi RRI Digital. Untuk detail acara, bisa menghubungi WA ke 089520895244 atau klik link s.id/pro4rrisurakarta.


Berikut Arti Lirik Lagu 'Njarem' - Dinda Teratu (Terjemah Bahasa Indonesia):

Ra tau kebayang
(Tak tahu terbayang)

Yen kudu koyo ngene
(Jika harus seperti ini)

Crito gede sing coba tak pertahanke
(Cerita besar yang coba kutahankan)

Sabendino kowe pingin bubaran wae
(Setiap hari kamu ingin berpisah saja)

Kuat ra kuat kudu tak kuatke
(Kuat tidak kuat harus kutahan)

Aku sing kelaran
(Aku yang kelelahan)

Nanging tetep bertahan
(Namun tetap bertahan)

Opo iki sing jenenge tak eman eman
(Apakah ini yang disebutku sayang-sayang)

Aku sing nang kene berjuang dewean
(Aku yang di sini berjuang sendiri)

Senajan koe pingine pisahan
(Meskipun kamu ingin berpisah)

Ora popo tetep tak lakoni
(Tidak apa-apa, tetap akan kulakoni)

Masio loro ati
(Meskipun hati ini sakit)

Aku sing gemati
(Aku yang merasa)

Nyatane kok bales ngelarani
(Faktanya, kamu malah menyakiti)

Koyo film sing tak delok sak bendino
(Seperti film yang kutonton setiap hari)

Aku mung dadi bagian sing keloro
(Aku hanya menjadi bagian yang kedua)

Tresnomu mung kolo kolo sak bendino
(Cintamu hanya sekadar bualan setiap hari)

Aku kok gawe gelo
(Aku jadi merasa sedih)

Aku ono mung kok gawe tombo loro
(Aku ada hanya untuk menjadi obat luka)

Yen pas bungah koe malah ninggal lungo
(Jika kamu bahagia, kamu malah pergi)

Aku mung iso sabar lan nerimo kahanan sing ono
(Aku hanya bisa sabar dan menerima keadaan yang ada)

Ireng putihe urip dilakoni
(Hitam putih hidup dilalui)

Janjine kowe bakal ngancani
(Janjimu akan menemaniku)

Nganti tekaning pati
(Hingga sampai mati)

Nanging kowe malah mblenjani
(Namun kamu malah mengkhianati)

Ora popo tetep tak lakoni
(Tidak apa-apa, tetap akan kulakoni)

Masio loro ati
(Meskipun hati ini sakit)

Aku sing gemati
(Aku yang merasa)

Nyatane kok bales ngelarani
(Faktanya, kamu malah menyakiti)

Koyo film sing tak delok sak bendino
(Seperti film yang kutonton setiap hari)

Aku mung dadi bagian sing keloro
(Aku hanya menjadi bagian yang kedua)

Tresnomu mung kolo kolo sak bendino
(Cintamu hanya sekadar bualan setiap hari)

Aku kok gawe gelo
(Aku jadi merasa sedih)

Aku ono mung kok gawe tombo loro
(Aku ada hanya untuk menjadi obat luka)

Yen pas bungah koe malah ninggal lungo
(Jika kamu bahagia, kamu malah pergi)

Aku mung iso sabar lan nerimo kahanan sing ono
(Aku hanya bisa sabar dan menerima keadaan yang ada)

Koyo film sing tak delok sak bendino
(Seperti film yang kutonton setiap hari)

Aku mung dadi bagian sing keloro
(Aku hanya menjadi bagian yang kedua)

Tresnomu mung kolo kolo sak bendino
(Cintamu hanya sekadar bualan setiap hari)

Aku kok gawe gelo
(Aku jadi merasa sedih)

Aku ono mung kok gawe tombo loro
(Aku ada hanya untuk menjadi obat luka)

Yen pas bungah koe malah ninggal lungo
(Jika kamu bahagia, kamu malah pergi)

Aku mung iso sabar lan nerimo kahanan sing ono
(Aku hanya bisa sabar dan menerima keadaan yang ada)

Aku mung iso sabar lan dedungo marang sing kuoso
(Aku hanya bisa sabar dan berdoa kepada Yang Kuasa)

Yen pancen kudu pisahan
(Jika memang harus berpisah)

Aku bakal tetep bertahan
(Aku akan tetap bertahan)

Piye maneh aku kadung kedanan
(Bagaimana lagi aku sudah terlanjur mencintai)

Itu tadi Lirik dan Arti 'Njarem' Lagu Dinda Teratu Karya Royhan Ni'amillah,. Selamat menyanyikannya.

(Nur Rohim/Penyiar)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....