Musik Indie digandrungi Anak Muda karena Unik
- 21 Des 2024 23:48 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Istilah Indie berasal dari kata “independent” yang artinya sendiri, mandiri dan mampu berdiri sendiri. Sedangkan musik indie adalah musik yang mainstream dengan aliran berbeda dengan corak lagu di pasar. Kerterkaitan musik indie sebagai identitas dapat diartikan bahwa identik dengan budaya kebebasan bereskpresi dalam pencarian jati diri yang biasanya disukai oleh anak muda.
Menurut Indonesia Gen Z Report 2024 yang disusun oleh IDN Research Institute, sebanyak 59 % Gen-Z di Indonesia menyukai lagu pop. Namun 5 % diantaranya lebih menyukai musik indie, dapat dilihat minat yang cukup signifikan terhadap genre ini.
Awal mulanya musik indie berkembang di Amerika Serikat, namun perkembangannya semakin pesat sehingga Indonesia melahirkan band band ternama seperti Fourtwenty, Efek Rumah Kaca, Sore, Payung Teduh, Ardhito Pramono, Kunto Aji, Isyana Saraswati, Nadin Amizah dan masih banyak lainnya. Dengan alunan lagu yang lembut membuat penggemar musik indie terkesima. Namun ada keunikan tersendiri dari grup band indie, berikut keunikannya dikutip dari Musik Indie Sebagai Identitas Anak Muda Di Yogyakarta Indie Music As Young Identity in Yogyakarta.
1. Memiliki Ideologi “Do itu yourself”
“Do it Yourself” bermakna melakukan sesuatu sendiri, baik disini dapat diartikan dari pembuatan karya, rekaman, hingga proses penyebaran karya. Mereka menggunakan uang pribadi untuk kepentingan band baik dalam proses proses rekaman hingga penyebaran karya.
2. Lirik yang Digunakan Bentuk dari Perlawanan atau Kritikan.
Lirik yang berupa sebuah perlawanan atau kritikan, dapat diartikan sebagai bentuk protes baik dari kebijakan pemerintah, isu politik, lingkungan, sosial, ekonomi dan lain sebagainya. Namun ada juga grup band yang membuat lirik lagu tentang diri sendiri. Oleh karena itu, musik indie menjadi musik yang mainstream.
3. Pengaruh Trend Style Anak Muda
Kehadiran musik indie tidak terlepas dari fashion khususnya anak muda, karena anak muda sering mengikuti perkembangan style. Para grup band indie ketika konser mempunyai ciri khas tersendiri baik itu dari pakaian, gaya rambut, gaya bicara dan lain sebagainya. Sehingga penggemarnya selalu mengikuti trend style tersebut.
4. Keberagaman Genre dan Subgenre
Musik indie juga menyediakan berbagai genre mulai dari indie rock, indie pop, shoegaze, post-punk, folk, hingga indie electronic, genre-genre ini memberikan ruang bagi musisi untuk mengeksplorasi dan menciptakan karya yang lebih beragam. Keberagaman ini memungkinkan pendengar menemukan jenis musik yang sesuai dengan selera pribadi mereka.
5. Suara Mentah dan Otentik
Banyak band indie yang menekankan suara "mentah" dan otentik dalam musik mereka. Mereka sering menggunakan instrumen yang tidak terlalu dipoles atau pengolahan suara yang lebih sederhana. Pendekatan ini sering membuat musik indie terdengar lebih dekat dengan "kebenaran" dan lebih mudah diterima oleh pendengar yang mencari keaslian.
(Lupi/magang/Adit)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....