Serat Tripama Ajaran Pembentukan Karakter Manusia
- 12 Nov 2024 10:47 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta : Serat Tripama karya KGPAA Mangkunagara IV berisi ajaran atau aturan yang masih bisa digunakan pada masa sekarang. Serat ini berisi tentang moral yang mengatur nilai kesopanan sebagai sarana pendidikan karakter manusia terutama bagi siswa sekolah. Diantaranya:
1. Setia Terhadap Perintah,
2. Rela Berkorban Jiwa Raga,
3. Membela Kebenaran Dan Keadilan,
4. Cinta Tanah Air Dan Bangsa,
5. Tahu Membalas Budi.
Di kutip dari Jurnal 'Nilai- Nilai Budi Pekerti Tripama' banyak masyarakat yang prihatin terkait isu kekerasan terhadap siswa ataupun guru disebabkan semakin mundurnya pendidikan karakter. Pada hakikatnya, hidup dalam bermasyarakat juga erat kaitannya dengan nilai nilai kesopanan seperti, ucapan, tingkah laku bahkan hasil karya manusia.
Menurut Ki Hajar Dewantara, untuk mencetak manusia berkarakter terdapat tiga tempat sebagai pusat pendidikan, yaitu lingkungan keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat. Pendidikan karakter di dalam budaya perlu dilakukan agar bisa dipahami, dikerjakan dan diterapkan.
Ajaran yang bisa digunakan untuk belajar mendedikasikan diri, membina karakter pribadi, mulai dari Kitab suci, Serat – Serat wewarah masa lalu dan pola kehidupan sehari – hari. Salah satunya dari karya besar KGPAA Mangkunagara IV, yaitu serta tripama. Contoh dari serat macapat ‘Dhandhanggula’ :
Yogyanira Kang Para Prajurit
Lamun Bisa Sira Anulada
Duk Ing Nguni Caritane
Andelira Sang Prabu
Sasrabau Ing Maespati
Aran Patih Suwanda Lalabuhanipun
Kang Ginelung Tri Prakara
Guna Kaya Purune Kang Den Antepi
Nuhoni Trah Utama
Artinya :
Patut Sebaiknya Seorang Prajurit
Sedapat Mungkin Kamu Mengikuti Langkahnya
Dahulu Ada Cerita
Handalan Dari Seorang Raja
Sasrabau Dari Maespati
Bernama Patih Suwanda Yang Sangat Besar Jasa Pengabdiannya
Terdapat 3 (Tiga) Hal Sumpah Yang Di Pegang
Melepas Segala Keduniawiaan Demi Sebuah Ketepatan Sumpah
Memegang Teguh Jiwa Ksatriya Luhur
Nilai budi pekerti terhadap perintah bisa di dapatkan dari sosok Patih Suwanda, berlandaskan 3 perkara : guna, kaya dan purun, yaitu kepandaian, kesungguhan dan ketekunan. (Prawira Atmaja 1994). Kesetiaan yang ditunjukkan oleh Patih Suwanda yang mempertaruhkan nyawa demi tugasnya.
Serat Dhandanggula mengajarkan bahwa hidup jangan sampai menjadi beban bagi orang lain. Setiap orang yang telah menerima kebaikan dari orang lain akan berusaha membalas kebaikan tersebut. Males kabecikan atau membalas kebaikan hendaknya disesuaikan dengan kemampuan orang yang menerima bantuan tersebut (Kamus Jawa-Indonesia dan Mutiara Budaya Jawa, 2006:487)
(Tikno, Ali Marsudi)
Sumber :
#Jurnal Nilai-Nilai Budi Pekerti Dalam Serat Tripama Karya Mangkunagara IV Sebagai Sarana Pendidikan Karakter
#kamus bahasa jawa indo
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....