Clorot, Camilan Tradisional Khas Purworejo

  • 12 Sep 2025 10:51 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Kabupaten Purworejo di Jawa Tengah memiliki beragam kuliner tradisional yang unik, salah satunya adalah Clorot. Camilan ini terbuat dari adonan tepung beras, santan, serta gula Jawa yang dibungkus dengan janur kelapa muda, bentuknya menyerupai terompet kecil dengan aroma harum khas daun kelapa.

Clorot sudah dikenal sejak lama, sebagai jajanan rakyat yang sering hadir dalam pasar tradisional maupun acara hajatan. Clorot memiliki rasa yang khas menjadikannya camilan favorit berbagai kalangan.

Sumber dari budaya-indonesia.org, rasa clorot yang manis, gurih, dan kenyal sangat disukai oleh banyak orang. Selain itu, bahan-bahan yang digunakan untuk membuat clorot juga mengandung banyak manfaat bagi kesehatan.

Tepung ketan yang digunakan sebagai bahan utama clorot kaya akan karbohidrat dan serat yang baik bagi pencernaan. Kelapa parut juga mengandung lemak sehat dan serat yang baik bagi kesehatan jantung

Dilansir dari Jurnal kajian Budaya Bahasa dan Sastra, Volume 03 No. 06 Tahun (2023), Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Nama "clorot" berasal dari cara memakannya. Untuk menikmati clorot, bagian bawah kerucut ditekan sehingga isi kue meluncur keluar dari bungkus janur, proses ini disebut "melorot", yang kemudian menjadi asal nama kudapan ini.

Proses pembuatan clorot cukup unik dan membutuhkan keterampilan khusus, daun janur digulung berbentuk corong, lalu diisi dengan adonan tepung beras yang sudah dicampur santan dan gula merah cair. Selain enak, clorot juga mencerminkan kesederhanaan sekaligus kearifan lokal masyarakat Purworejo.

Pemerintah daerah Purworejo bersama pelaku UMKM berupaya menjaga kelestarian clorot dengan menjadikannya ikon kuliner khas daerah. Clorot bukan sekadar jajanan, melainkan identitas budaya yang patut terus diwariskan kepada generasi mendatang. ( Fara, Zaki LPU)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....