Gaya Hiduo 'Flexing' Dorong Remaja Terlibat Pinjol
- 22 Okt 2024 13:44 WIB
- Sungailiat
KBRN, Sungailiat: Sebagian remaja terlibat pinjaman online (Pinjol). Hal itu terdorong gaya hidup 'flexing' atau memamerkan kekayaan.
"Dari 100 persen pengguna pinjol maka 75 persennya adalah usia remaja sehingga ini menjadi masalah karena mereka terjerat pinjol hanya untuk flexing,"ujar Wahyu Kurniawan, M.Psi Dosen Psikologi IAIN SAS Bangka Belitung.
Dikatakannya salah satu alasan flexing dilakukan para remaja salah satunya untuk mencari jati diri.
"Para remaja ini ingin mencari jati diri mulai dari siapa sih saya, ingin bergabung pada komunitas apa, saya ingin dilihat orang seperti apa dan akhirnya dia mencari dan ikut tenar-tenar orang lain dan berpendapat kalau orang lain punya saya juga harus punya sampai terjerat dengan pinjol untuk memenuhinya," katanya.
Mery salah satu remaja yang penulis temui menuturkan flexing saat ini banyak dilakukan terutama di media sosial.
"Anak-anak sekarangkan gaya hidupnya tinggi mba, pengennya show off , pamer apalagi diera digital saat ini, apa-apa di share di media sosial. Pengen eksis tapi nggak ngeliat kemampuan dan akhirnya cari jalan pintas yaitu pinjol," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....