Pasutri Penjual Dawet Kendil Asal Sragen Naik Haji
- 11 Mei 2025 16:55 WIB
- Surakarta
KBRN,Sragen: Pasangan suami istri (Pasutri) asal Paldaplang, Desa Kebonromo, Kecamatan Ngrampal, Sragen sudah puluhan tahun berjualan dawet. Siapa sangka jualan dawet kendil yang ditekuni Agus Sarwanto dan Endang Widyaningsih (61) itu mengantarkannya berangkat haji tahun ini.
Pasutri itu berjualan dawet di sudut jalan raya Sragen- Ngawi, wilayah Paldaplang. Dibalik kesederhanaan profesinya sebagai penjual dawet, tersimpan sebuah tekad dan impian besar yang akhirnya terwujud untuk menunaikan panggilan Allah SWT ke Baitullah.
Agus telah membuka usaha warung dawetnya sejak tahun 2006. Namun jauh sebelum itu terbersit sebuah niat suci di hati Agus untuk menyempurnakan Rukun Islam kelima.
Dijumpai di warungnya, Agus berkisah kondisi ekonomi kala itu belum sepenuhnya mendukung. Dia juga mengakui belum memiliki tabungan untuk mendaftar haji.
Agus dan Endang lantas mengumpulkan pundi-pundi rupiah hasil jualan dawet kendil. Setelah tabungan dirasa cukup, Agus memberanikan diri mendaftar haji pada tahun 2014. Dia mendaftar haji juga tak lepas berkat dorongan semangat dari sang anak.
"Waktu itu sebenarnya belum ada kemampuan untuk daftar haji karena belum mampu angsuran. Tapi berkat dorongan anak agar supaya mendaftar haji, saya mendaftar sehingga saya dapat berangkat haji tahun ini," kata Agus belum lama ini.
Pasang suami istri Agus Sarwanto dan Endang Widyaningsih (61) saat membuka usahanya dawet kendil di Paldaplang, Desa Kebonromo Kecamatan Ngrampal Sragen. (Foto: RRI/Mulato Ishaan)
Setelah mendaftar haji Agus dan Endang semakin gigih untuk menyisihkan sebagian keuntungan dari berjualan dawet. Setiap bulan, sejuta rupiah mereka sisihkan untuk mengangsur biaya ibadah haji.
Lantas dawet yang dijual Agus bukanlah dawet biasa. Ia mengadopsi resep dawet khas Banjarnegara yang kemudian ia modifikasi dan perkenalkan di Sragen dengan nama "Dawet Kendil." Rupanya, cita rasa unik dawet buatannya digemari banyak orang.
"Keuntungan lumayan, alhamdulillah Allah memberikan rezeki lewat dawet dan bisa untuk mengangsur haji selama ini," ujarnya dengan rasa syukur.
Kini, penantian panjang Agus dan Endang akhirnya terjawab. Agus dijadwalkan berangkat haji pada tanggal 20 Mei mendatang, tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 61 kabupaten Sragen. Pada Senin 19 Mei keduanya akan bertolak dari Sragen menuju Asrama Haji Donohudan, Boyolali.
Kebahagiaan Agus semakin lengkap karena anak pertamanya, yang menjadi penyemangatnya untuk mendaftar haji di tahun 2014, telah lebih dulu menunaikan rukun Islam kelima. Agus dan Endang pun tak henti-hentinya memberikan dukungan dan motivasi kepada anak-anak mereka yang lain untuk menyusul jejak mereka ke Tanah Suci. MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....