Terus Menyala dengan Kreasi Lilin, Berinovasi dan Menguatkan Ketahanan UMKM
- 16 Sep 2026 10:43 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Inovasi menjadi salah satu kunci penting dalam mempertahankan keberlangsungan usaha di tengah kondisi ekonomi yang terus berubah. Hal tersebut disampaikan oleh Eki Puji Lestari, Owner Griya Lilin Solo, dalam dobrolan Asta Cita Pro 4 RRI Surakarta Senin, 14 September 2026 mengenai pengembangan usaha lilin dan strategi mempertahankan keberlangsungan UMKM.
Eki menjelaskan bahwa sebuah usaha perlu terus menghadirkan pembaruan agar dapat bertahan dan mengikuti kebutuhan pasar. “Suatu usaha akan terus berjalan kalau sering melakukan inovasi,” kata Eki.
Menurutnya, lilin tidak hanya berfungsi sebagai alat penerangan, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi berbagai produk kreatif dan bernilai jual. Lilin dapat dikreasikan menjadi souvenir, lilin aromaterapi, hingga replika berbagai macam benda dan makanan yang memiliki bentuk unik dan menarik.
Dalam perkembangannya, ia telah menghasilkan beragam jenis produk, mulai dari lilin dalam gelas, lilin rainbow, lilin handmade, hingga lilin aromaterapi yang memanfaatkan minyak jelantah. Pemanfaatan minyak jelantah tersebut menjadi salah satu bentuk inovasi dalam mengolah bahan yang sudah tidak digunakan menjadi produk kreatif yang memiliki nilai guna.
Eki mengungkapkan bahwa proses menciptakan lilin dari minyak jelantah membutuhkan berbagai percobaan untuk memperoleh hasil yang sesuai. “Lebih ke try and error beberapa kali, mana yang paling bagus dan jernih hasilnya,” jelasnya.
Tidak hanya mengembangkan produk, Eki juga menekankan pentingnya memahami kondisi pasar agar usaha dapat terus bertahan ketika kondisi ekonomi mengalami naik turun. Menurutnya, pelaku UMKM perlu melihat kebutuhan pasar, menciptakan sesuatu yang berbeda, membuat konten untuk memperkenalkan produk, serta berusaha memenuhi permintaan dan memberikan kepuasan kepada pelanggan.
Konsistensi dalam melakukan inovasi tersebut turut membawa produk menjangkau konsumen di berbagai daerah hingga luar negeri. Produk yang dihasilkan bahkan telah dikirim ke Kanada, menunjukkan bahwa produk kerajinan lokal memiliki peluang untuk dikenal dan dipasarkan secara lebih luas.
Dalam proses produksinya, lama pembuatan setiap produk tidak selalu sama karena bergantung pada tingkat kesulitan, proses percobaan, serta hasil yang ingin dicapai. Eki menjelaskan bahwa kepuasan terhadap hasil produk menjadi salah satu pertimbangan penting sebelum sebuah produk dinyatakan siap untuk dipasarkan.
Selain proses produksi, perawatan dan penyimpanan juga menjadi hal yang perlu diperhatikan agar lilin, khususnya lilin replika, dapat bertahan lebih lama. Produk sebaiknya disimpan di dalam ruangan karena paparan kondisi luar ruangan dapat menyebabkan lilin mudah meleleh dan warna produk memudar, sedangkan untuk membersihkannya dapat menggunakan air dan sabun.
Eki memberikan pesan kepada para pelaku dan pegiat UMKM agar tidak mudah menyerah dalam mengembangkan ide yang dimiliki. “Selain punya ide untuk inovasi, juga harus tetap konsisten dalam semangat. Bisnis itu keren lo, apalagi kita buat sendiri, apalagi kalau bisa bermanfaat buat orang lain,” kata dia.
Melalui pengalamannya, inovasi tidak hanya menjadi cara untuk menghasilkan produk yang berbeda, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan usaha. Kreativitas, konsistensi, kemampuan membaca pasar, dan kemauan untuk terus mencoba menjadi bekal bagi pelaku UMKM untuk terus berkembang dan menghadirkan produk yang bermanfaat bagi masyarakat. (Khodijah Gadis Arivia, Sastra Inggris UIN RMS Surakarta, Magang RRI/Nuri)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....