Dari Biji Kopi Menghasilkan Keuntungan
- 14 Sep 2026 04:12 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Kopi tidak hanya menjadi minuman, tetapi juga membuka peluang usaha bernilai ekonomi. Hal tersebut dibahas dalam program Beranda Asta Cita RRI Surakarta, Senin, 31 Agustus 2026.
Narasumber Eko Budi Suroso, Roaster, Prosesor, sekaligus Owner Omah Kopi Ngemplak Boyolali, membagikan pengalamannya mengembangkan usaha kopi. Ia mulai serius belajar kopi sejak 2014, setelah kehilangan pekerjaan.
“Dari 2014 kami belajar, Mbak. Belajar dari teman-teman dan juga dari kelas-kelas kopi,” kata Eko.
Menurut Eko, potensi kopi di Ngemplak sudah ada secara turun-temurun. Hampir setiap keluarga di wilayah tersebut memiliki tanaman atau kebun kopi.
“Potensi yang ada di lingkungan kami, bagaimana caranya menjadi nilai tambah yang luar biasa,” ujar Eko.
Omah Kopi Ngemplak mengolah kopi lokal Boyolali dari tiga jenis, yakni Arabika, Liberika, dan Robusta. Produk yang dihasilkan berupa biji kopi sangrai dan kopi bubuk.
Eko mengatakan peluang usaha kopi semakin terbuka seiring bertambahnya kedai kopi. Kondisi tersebut menjadi peluang bagi pelaku usaha dari sektor hulu hingga hilir.
Ia juga menekankan pentingnya pengetahuan sebelum seseorang membuka usaha kedai kopi. Pemula perlu memahami jenis kopi, cita rasa, peralatan, hingga pasar yang dituju.
Menurutnya, kualitas kopi juga ditentukan sejak pemetikan, pengolahan, hingga proses pengeringan. Konsistensi diperlukan agar cita rasa dan kualitas produk tetap terjaga.
Kopi Boyolali, lanjut Eko, juga memiliki peluang dikenal hingga pasar mancanegara. Ia menyebut kopi hasil prosesnya meraih juara pertama dalam kompetisi di Inggris pada Mei 2026.
“Di Boyolali itu produksinya enggak banyak. Kita enggak bisa mengejar kapasitas banyak, kita mengejarnya adalah ke spesialnya,” ujar Eko.
Eko menilai pengembangan kopi membutuhkan kolaborasi antara petani, prosesor, roaster, hingga pemilik kedai. Setiap bagian saling berkaitan untuk menjaga keberlangsungan usaha kopi. (CA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....