Ramuan Cinta Istri Bawa Wedang Mbah Yok Naik Kelas
- 31 Mei 2026 18:59 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Sebuah bisnis minuman kesehatan berbahan dasar rempah alami asal Solo sukses tumbuh besar dari industri rumahan yang sangat sederhana. Usaha ramuan herbal yang kini bertransformasi menjadi produk unggulan lokal tersebut awalnya lahir dari perjuangan seorang ibu dalam merawat keluarga.
Kisah inspiratif dari dapur rumah menuju rak retail modern ini menjadi bukti nyata bahwa ketekunan mampu membawa produk tradisional naik kelas di tengah ketatnya persaingan pasar saat ini. Sang pemilik sekaligus perintis Wedang Rempah Mbah Yok yang berada di Kios Pasar Gading No 9, Kota Solo, Dewi Aminah, mengisahkan kembali beratnya perjuangan awal dalam merintis usaha dari dapur rumah.
"Saat merintis dulu, saya mencoba berkali-kali untuk mendapatkan formula wedang rempah alami yang pas tanpa menggunakan minyak dan tanpa pengawet. Perjalanan ini penuh tantangan karena semua dimulai dari nol di dapur rumah dengan modal yang sangat terbatas," ucapnya sembari menunjukkan bahan baku produksinya langsung kepada RRI di Solo pada 22 Mei 2026.
Keahlian mumpuni Dewi Aminah dalam meracik minuman kesehatan sebenarnya berawal dari dedikasi penuh untuk menjaga pola makan sehat bagi anak dan suaminya. Konsistensi menghindari penggunaan pengawet, perasa, pemanis, maupun pewarna buatan demi menyajikan produk herbal yang sepenuhnya aman bagi kesehatan keluarga.

Dewi Aminah, pemilik Iswara Food dengan produk turunannya Wedang Rempah Mbah Yok yang terinspirasi dari pengobatan Sang Suami. (Foto: RRI/ Dinar)
Komitmen kuat tersebut kini akhirnya menjadi daya tarik utama yang membuat produknya diburu oleh masyarakat dari berbagai daerah. Eni, salah seorang pegawai yang membantu di rumah produksi, mengakui semangat belajar yang dimiliki oleh atasannya tersebut pada waktu yang sama.
"Saya merasa ingin belajar banyak hal dari beliau karena ketekunannya dalam menjaga kualitas produk rumahan ini sangat luar biasa," katanya.
Kenyamanan suasana dan khasiat nyata dari wedang rempah ini juga sukses menarik perhatian para pelaku usaha lain yang tergabung dalam komunitas pelaku UMKM. Arva Rochmawati, seorang pemilik usaha dari Pareso, mengamini kekuatan karakter yang menjadi kunci keberhasilan dari produk Wedang Rempah Mbah Yok tersebut.
"Ibu Dewi Aminah memiliki konsistensi, semangat belajar yang tinggi, serta kemauan yang besar untuk selalu berbagi ilmu kepada para pelaku UMKM lainnya," ucap Arva Rochmawati saat kami berbincang di sela-sela kegiatan pelatihan bersama.
Perjalanan mengalir menuju kesuksesan ini tentu tidak instan, terutama saat usaha ini mulai ditata manajemennya agar bisa menembus pasar yang lebih luas. Bisnis tersebut kini tidak hanya menjadi sumber penghasilan keluarga, tetapi juga berkembang menjadi sebuah ekosistem penggerak ekonomi yang merangkul masyarakat sekitar.
Dewi Aminah mengoptimalkan hasil produksi tanaman herbal milik warga sekitar sebagai bahan baku utama untuk membangun kemandirian ekonomi dari rumah. Langkah strategis ini sejalan dengan pandangan Joko Sutrisno selaku Ketua Solo Entrepreneur Community atau SOLEC yang terus mengamati perkembangan ekosistem usaha mikro di Soloraya.
"Para pelaku UMKM saat ini memang harus sangat konsisten dan fokus pada pengembangan produk dari hulu ke hilir sehingga dampaknya benar-benar terasa oleh lingkungan sekitar," kata Joko Sutrisno pada kesempatan tersebut.
Wawasan mendalam mengenai pengolahan bahan herbal berkhasiat ini terus diperkuat oleh Dewi Aminah melalui proses literasi yang konsisten. Ketekunan mendalami ilmu kesehatan alami lewat metode jeniper atau jurus sehat rasulullah dari buku Dokter Zaidul Akbar, serta menyerap rujukan ilmiah dari materi pembelajaran para profesor bidang herbal.
Pengetahuan teoritis tersebut dipadukan dengan program inkubasi bisnis yang berfokus pada penguatan pengelolaan manajemen usaha. Pola pengembangan yang terarah ini berhasil membuat bisnisnya naik kelas sehingga kini produk Wedang Rempah Mbah Yok sukses dipajang di rak-rak toko retail modern.
Kisah sukses Wedang Rempah Mbah Yok produksi Iswara Food, mulai dari sebuah usaha dapur yang lahir di tengah ujian hidup hingga kini menjelma menjadi produk bernilai ekonomi tinggi, menjadi bukti nyata di dunia wirausaha. Usaha sekecil apa pun bisa naik kelas dan memberi dampak sosial yang luas bagi masyarakat di sekitarnya melalui penguasaan produk, konsistensi, serta pengelolaan manajemen yang tepat. Semoga kisah dari kota Solo ini bisa menjadi inspirasi bagi kemajuan seluruh pelaku UMKM di Indonesia. (Dinar Rusydiana)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....