Ormawa BEM-UNS Dampingi PKK Giriroto Bikin Olahan Jamur Tiram

  • 01 Nov 2025 21:02 WIB
  •  Surakarta

KBRN,Surakarta: Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, mengembangkan potensi wirausaha desa melalui diversifikasi produk olahan jamur tiram menjadi produk vegan.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pengabdian masyarakat bertajuk Desa Wirausaha dengan skema pendanaan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta Universitas Sebelas Maret. Menggandeng Ibu-ibu PKK Desa Giriroto, PPK Ormawa makanan olahan seperti Abon Jamur Tiram, Steak Jamur Tiram dan Nugget Jamur Tiram.

Umianah Nur Assadah, selaku wakil ketua Tim PPK Ormawa BEM UNS menjelaskan, bahwa inovasi ini dilakukan dengan melihat potensi dan kondisi yang ada di Desa Giriroto. Dimana peningkatan keterampilan Ibu-ibu PKK Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak, Boyolali dalam berwirausaha perlu dilakukan, untuk mendorong kemandirian desa.

“Kami melihat bahwa potensi Desa Giriroto ini cukup banyak, terkhusus dalam bidang wirausaha. Sehingga untuk mewujudkan desa wirausaha yang mandiri, kami melakukan inovasi olahan jamur tiram menjadi Abon Jamur Tiram, Steak Jamur Tiram dan Nugget Jamur Tiram guna membuka peluang usaha dan ekonomi bagi Ibu-ibu disini,” ujar Umianah Nur Assadah dalam keterangan tertulis yang diterima rri.co.id Sabtu (1/11/2025).

Tim PPK Ormawa BEM UNS sebagai inisiator program, berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan kepada Ibu-ibu PKK hingga dapat berjalan secara mandiri. Diharapkan, inovasi ini dapat terus berlanjut dan dapat direplika di desa-desa lain.

Tim PPK Ormawa BEM-UNS mendampingi Ibu-ibu PKK Desa Giriroto untuk membuat inovasi makanan olahan dari Jamur Tiram. (Foto: RRI/Dok Ormawa BEM-UNS)

Untuk diketahui, Program PPK Ormawa merupakan langkah strategis pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dengan memberikan pendanaan penuh kepada organisasi mahasiswa dalam menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi poin pemberdayaan masyarakat.

Inovasi ini dirancang dengan misi Sustainable Development Goals (SDG) poin ke-12, yakni konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. Melalui program bertajuk desa wirausaha ini, diharapkan membuka usaha baru dan terus berlanjut hingga dapat direplika di desa-desa lain.

“Kami berharap inovasi ketiga produk ini, dapat meningkatkan pendapatan mereka. Karena kami akan terus melakukan pendampingan dari pembuatan, legalitas dan pemasaran. Lebih jauh lagi, bisa ditiru oleh desa-desa lain atau masyarakat luas,” kata Azizan Ananda Salviano selaku ketua Tim Tim PPK Ormawa BEM UNS.

Nur Haryanti, selaku anggota PKK Desa Giriroto mengungkapkan bahwa program ini merupakan inovasi baru bagi mereka. Terlebih ketiga produk tersebut memiliki keunggulan dan potensi yang jarang ditemui di pasaran.

“Inovasi produk olahan jamur tiram ini sangat kreatif, cukup jarang ditemui dipasaran dan bisa dikatakan baru disini. Sebelumnya kami mengolah jamur biasanya menjadi jamur krispi, disini kami dibantu mahasiswa UNS mengembangkan menjadi produk vegan seperti Abon Jamur Tiram, Steak Jamur Tiram dan Nugget Jamur Tiram,” ucap Nur Haryanti. MI

google-preference
Audio
Putar Audio

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....