Tips Jinakkan AI, UMKM Siap Hadapi Digital

  • 02 Agt 2025 21:48 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Alih-alih menjadi hal yang menakutkan, kecerdasan buatan (AI) justru bisa jadi sahabat bisnis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Demikian pesan utama tips menjinakkan AI dalam pelatihan AI untuk pelaku UMKM yang digelar PT Telkom Indonesia bekerja sama dengan Solopos Media Group di Radya Litera Hall, Griya Solopos, Surakarta, Sabtu (2/8/2025).

AVP External Communication PT Telkom Indonesia, Sabri Rasyid, mengatakan pelatihan ini sengaja ditujukan bagi pelaku UMKM pemula agar mereka tidak canggung menghadapi perkembangan teknologi.

“Jangan sampai AI hadir tapi dianggap tidak penting atau malah menakutkan. Makanya kita beri tajuk ‘Tips Menjinakkan AI’, supaya terdengar bersahabat,” ujarnya.

Menurut Sabri, peserta yang hadir diseleksi terbatas agar pelatihan dapat berlangsung efektif dan aplikatif.

“Yang daftar lebih dari 100, tapi kita batasi agar praktik bisa berjalan lancar. Kita ingin peserta langsung mencoba dan merasakan manfaat AI dalam bisnis mereka,” imbuhnya.

Sabri menyampaikan, pelatihan ini merupakan program perdana, dan akan dievaluasi bersama untuk menentukan langkah lanjutan.

“Bisa saja nanti ada pendampingan, atau pelatihan berikutnya yang lebih spesifik, misalnya untuk UMKM kuliner saja. Kita ingin benar-benar tahu apa yang efektif,” jelasnya.

Pihaknua berharap pelatihan ini dapat menjadi langkah awal memperluas literasi digital di kalangan pelaku usaha.

“Peran media juga penting. Literasi AI ini harus terus digaungkan, agar UMKM tidak tertinggal oleh zaman,” ucap Sabri.

Dosen Pendidikan Teknik Informatika FKIP UMS, Hardika Dwi Hermawan, yang menjadi pemateri, menekankan pentingnya pemetaan kebutuhan UMKM sebelum menggunakan teknologi.

“Harus tahu dulu kebutuhannya apa. Jangan sampai semua diatasi dengan AI, padahal tidak semua masalah butuh AI,” katanya.

Hardika menjelaskan beberapa fungsi utama AI bagi pelaku usaha, antara lain sebagai mitra mencari ide kreatif, menyusun strategi pemasaran, menghasilkan konten visual, serta menghemat waktu produksi.

“Kalau digunakan dengan tepat, AI bisa sangat membantu, bahkan di sektor kecil sekalipun,” ujarnya.

Pihaknya juga membagikan teknik praktis dalam membuat prompt AI yang efektif, yaitu metode “koran lapangan”, akronim dari konteks, peran, larangan, panjang konten, dan tambahan informasi. (Dania)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....