Sragen Luncurkan 208 KMP, Operasional Tunggu Modal

  • 21 Jul 2025 22:58 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Sragen: Sejumlah 208 Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Sragen telah diluncurkan kemarin secara serentak. Hanya saja yang menjadi persoalan pasca peluncuran Koperasi Merah Putih adalah pendanaan sebesar Rp5 miliar yang rencananya dari Bank Himbara (himpunan bank milik negara).

Pasca diluncurkan Presiden Prabowo Subianto serentak di Kabupaten Klaten pada Senin (21/7/2025) siang, kini pengurus seluruh Koperasi Merah Putih Kabupaten Sragen bersiap menyambut gebrakan ekonomi baru.

Sebanyak 208 desa dan kelurahan di Sragen telah menuntaskan persiapan, termasuk pengurusan badan hukum dan pemilihan jenis usaha yang akan dijalankan. Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, menyatakan bahwa kesiapan KMP kini tinggal menanti pendanaan untuk menggerakkan roda koperasi. Pendanaan menjadi kunci utama, dengan slot pinjaman sebesar Rp 5 miliar dari bank Himbara.

“Semua sudah siap, badan hukum komplit, dan masing-masing koperasi telah memilih usaha yang sesuai, seperti distribusi gas, pupuk, hingga material bangunan. Sekarang tinggal menunggu pendanaan,” ujarnya.

Bupati Sigit menekankan pentingnya kalkulasi matang dalam memilih jenis usaha dan mengelola risiko. Pinjaman ini lanjut Sigit harus bisa ditutup melalui keuntungan usaha.

"Karenanya pemilihan bisnis dan manajemen risiko sangat krusial," ujar Bupati Sigit.

Sigit berharap koperasi tidak hanya bergantung pada pinjaman bank, tetapi juga pada modal dari anggota. Pihaknya menekankan agar modal anggota lebih besar, sehingga keanggotaan yang luas menjadi penting. Dengan gotong royong sejak awal, rasa memiliki masyarakat terhadap koperasi akan lebih kuat.

"Pembahasan lebih lanjut mengenai penjaminan modal dari perbankan akan dilakukan di tingkat pusat," ujarnya.

Peluncuran Kopdes Merah Putih ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam menggerakkan ekonomi desa, menciptakan kemandirian, dan memperkuat semangat gotong royong masyarakat Sragen. Selain itu diharapkan Koperasi Merah Putih dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dapat berkolaborasi untuk menumbuhkan ekonomi kerakyatan. MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....