Sidak Pasar Nusukan, Wamendag RI Dyah Roro Esti Temukan Harga Cabai Naik

  • 05 Sep 2026 21:14 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta: Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Nusukan, Solo untuk memantau harga kebutuhan pokok dan pasokan bahan pokok pada, Sabtu, 5 September 2026.

Rombongan yang dipimpin Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri, didampingi Walikota Solo Respati Ardi, Hadir pula dari unsur Forkopimda Kota Solo, Bulog, Bapanas, Satgas Pangan, TPID Surakarta.

Setelah tiba dipasar Nusukan, Solo, Wamendag dan rombongan langsung memantau kondisi pasar, termasuk berdialog dengan para pedagang, Bahkan mereka memborong dagangan seperti cabai, bawang putih dan dan lainnya serta membagikan puluhan pack beras SPHP kepada para pedagang dan pengunjung Pasar Nusukan Solo.

Dyah Roro Esti, mengatakan pemantauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan pasokan sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran.

Dari hasil pantauan RRI, harga harga komoditas rata rata cukup stabil, meski harga cabai rawit merah mengalami kenaikan.

"Tadi setelah kita mengecek, ternyata Rata rata secara keseluruhan harga cukup stabil. Alkhamdulillah, hanya ada kenaikan harga di cabai rawit. cabai rawit naik lagi naik, lalu telur masih stabil," ujar Dyah seusai melakukan sidak di Pasar Nusukan.

Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri, didampingi Walikota Solo Respati Ardi, melakukan Inspeksi Mendadak di Pasar Nusukan dan membagikan beras SPHP kepada pedagang dan pengunjung pasar Nusukan, Solo. ( Foto: RRI/ SF)

Kementerian Perdagangan juga akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Solo untuk memantau perkembangan harga pasokan.Hal itu untuk menjaga inflasi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat di solo menjadi sinyal positif bagi perekonomian daerah.

Sementara pedagang cabai di Pasar Nusukan Solo, Muhammad Burhan Sidik menjelaskan kenaikan harga cabai terjadi sepekan terakhir ini.

Cabai rawit merah misalnya sebelumnya Rp55 ribu perkilo sekarang naik menjadi Rp60 ribu perkilogram, cabai keriting atau tampar Rp 34 ribu dari harga Rp28 ribu, dan cabai tampar hijau Rp dari Rp20 ribu menjadi Rp24 ribu.

Menurut Sidik kenaikan harga itu dipicu sedang musim kemarau sehingga hasil panen dari petani berkurang.

"Sepekan terakhir ini harga cabai naik, mungkin karena pasokan dibatasi yang dipicu karena musim kemarau sehingga panenan sedikit , jadi pengiriman hanya mendapatkan sedikit sedikit," katanya.

Sementara Walikota Solo, Respati Ardi mengatakan Pemerintah Kota Solo rutin melakukan pemantauan harga bahan pokok melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) setiap senin dengan melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Dinas Perdagangan, Kepolisian dan jajaran TPID.

Langkah tersebut dilakukan untuk mendeteksi lebih awal potensi kenaikan harga bahan pokok.

"Setiap Senin Tim Pengendali Inflasi daerah melibatkan Stakeholder, dikepalai oleh Disdag, dengan rekan rekan Polri da Tim TPID memastikan intervensi jika bapokting ada kerawanan harga," kata Respati

Perlu diketauhi kunjungan kerja Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) untuk memantau stok dan harga bahan pokok Pasar Nusukan Solo , Sebelumnya melakukan kunjungan kerja di di Perajin Furniture berbahan rotan di Transan, Gatak, Sukoharjo serta mengunjungi Kampung batik Laweyan dan kampung Batik kauman.( SF)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....