KAI Catat 1.3 Juta Penumpang KA Jarak Jauh Naik dan Turun di Daop 6 Periode Juli 2026
- 06 Agt 2026 14:32 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta mencatat kinerja positif pada layanan angkutan penumpang jarak jauh selama periode Juli 2026. Total pelanggan yang melakukan perjalanan naik maupun turun di seluruh stasiun wilayah Daop 6 Yogyakarta mencapai 1.333.854 pelanggan.
Tingginya volume pelanggan tersebut menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi moda transportasi pilihan masyarakat untuk mendukung berbagai aktivitas, mulai dari perjalanan dinas, pendidikan, wisata, hingga silaturahmi antardaerah.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan KAI terus berupaya menghadirkan layanan yang mengedepankan keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu sehingga mampu memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat.
“Kepercayaan masyarakat yang terus memilih kereta api merupakan motivasi bagi kami untuk senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan. KAI Daop 6 Yogyakarta berkomitmen memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu melalui berbagai inovasi serta peningkatan layanan kepada pelanggan,” ujar Feni.
Dalam rillis tertulis yang diterima rri.co.id, Rabu 5 Agustus 2026.
Untuk menjaga kualitas pelayanan, KAI Daop 6 Yogyakarta secara konsisten melakukan peningkatan fasilitas di stasiun dan di atas kereta, memperkuat aspek keselamatan operasional, serta mengoptimalkan pelayanan pelanggan di setiap titik layanan. Selain itu, KAI juga terus mengembangkan layanan digital yang memudahkan masyarakat dalam merencanakan perjalanan, mulai dari pemesanan tiket hingga memperoleh informasi perjalanan secara real time.
Feni menambahkan, peningkatan volume penumpang ini juga tidak terlepas dari momentum berbagai aktivitas masyarakat dimana di bulan Juli bertepatan dengan liburan sekolah, yang cukup berpengaruh pada kunjungan wisata di Yogyakarta yang secara otomatis mempengaruhi jumlah penumpang yang menggunakan kereta api.
Data tersebut menunjukkan bahwa Stasiun Yogyakarta dan Stasiun Lempuyangan masih menjadi stasiun tersibuk karena perannya sebagai simpul integritas transportasi dan salah satu pusat kesibukan mobilitas penumpang di wilayah Daop 6, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan. Selain itu, stasiun-stasiun lainnya seperti Solo Balapan, Klaten, Purwosari, dan Wates juga terus menunjukkan kontribusi yang signifikan dalam mendukung distribusi penumpang di wilayah Daop 6.
Feni menyampaikan, capaian positif ini merupakan hasil dari sinergi lintas unit di KAI Daop 6 dalam meningkatkan kualitas kinerja secara menyeluruh terutama dalam menjaga keselamatan, peningkatan sarana dan prasarana, pengendalian operasional, dan peningkatan fasilitas penunjang, hingga kemudahan dalam proses pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi lainnya.
“KAI Daop 6 Yogyakarta mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi. Ke depan, KAI akan terus menghadirkan layanan transportasi yang selamat, aman, nyaman, tepat waktu, dan berkelanjutan guna mendukung mobilitas masyarakat serta pertumbuhan sektor ekonomi dan pariwisata di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah," ujar Feni
KAI Daop 6 juga terus melakukan berbagai inovasi pelayanan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang dinamis. Ke depan, KAI Daop 6 akan terus melakukan evaluasi dan pengembangan layanan secara berkelanjutan dan mendukung konektivitas antarwilayah.( rel/ sf)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....