Konektivitas Madiun-Solo Kian Lancar, KA BIAS Jadi Primadona Warga saat Weekend
- 03 Jun 2026 07:59 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta — Integrasi transportasi antara Kota Madiun, Jawa Timur, dengan Kota Solo, Jawa Tengah, kini semakin erat dan lancar. Sejak perluasan operasional Kereta Api Bandara Internasional Adi Somarmo (KA BIAS), moda transportasi ini sukses bertransformasi menjadi andalan utama warga di kedua wilayah, terutama setiap kali memasuki akhir pekan maupun momen libur panjang.
Fakta tersebut diperkuat oleh lonjakan tajam volume penumpang KA BIAS di wilayah Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta selama periode libur panjang Hari Lahir Pancasila dan Idul Adha yang berlangsung sejak 26 Mei hingga 1 Juni 2026. Dalam kurun waktu tersebut, tercatat sebanyak 47.396 penumpang memanfaatkan layanan kereta api ini untuk melakukan mobilisasi antarkota.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengungkapkan bahwa jumlah tersebut menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan jika disandingkan dengan pergerakan masyarakat pada akhir pekan biasa di periode yang sama pada pekan sebelumnya. Menurut Feni, terjadi peningkatan volume penumpang hingga mencapai 140 persen, di mana pada akhir pekan sebelumnya KA BIAS hanya melayani sebanyak 19.712 penumpang.
Secara lebih rinci, KAI Daop 6 Yogyakarta mengalkulasi total pergerakan penumpang di stasiun-stasiun yang melayani KA BIAS selama masa libur panjang tersebut terdiri dari 11.523 penumpang yang melakukan keberangkatan atau naik, serta sebanyak 35.873 penumpang yang tiba atau turun di stasiun wilayah Daop 6 Yogyakarta.
Tingginya angka mobilitas ini didorong oleh pergeseran fungsi KA BIAS yang kini tidak hanya menjadi akses utama menuju Bandara Adi Soemarmo semata. Kereta ini telah bertransformasi menjadi alternatif favorit masyarakat untuk mobilitas hari libur antardaerah, khususnya pada relasi Stasiun Bandara Adi Soemarmo - Madiun - Caruban, sekaligus sebagai penghubung konektivitas wisata antara warga Madiun dan Kota Solo.
Feni menambahkan, faktor keselamatan, kenyamanan, keamanan, kapasitas angkut yang optimal, serta ketepatan jadwal perjalanan yang teratur menjadi alasan utama mengapa masyarakat menjatuhkan pilihan pada moda angkutan umum massal ini. Dalam mengantisipasi permintaan yang tinggi tersebut, KA BIAS beroperasi sebanyak sepuluh kali perjalanan atau lima kali perjalanan pulang-pergi setiap harinya.
Setiap rangkaian kereta menyediakan kapasitas tempat duduk utama sebanyak 190 kursi. Demi mengakomodasi kepadatan volume yang kerap terjadi pada masa liburan, pihak KAI juga menyediakan kuota tambahan tiket tanpa tempat duduk atau berdiri sebanyak 50 persen, atau setara dengan 95 penumpang per perjalanan.
Kehadiran layanan KA BIAS dinilai menjadi solusi transportasi berkelanjutan yang sangat efektif bagi koridor Jawa Tengah dan Jawa Timur bagian barat. Selain menawarkan efisiensi waktu tempuh yang cepat dan tepat waktu, pengoperasian kereta bandara ini secara langsung berkontribusi pada penurunan kepadatan arus lalu lintas di jalan raya serta jauh lebih ramah lingkungan.
Pihak KAI Daop 6 Yogyakarta menyampaikan terima kasih atas kepercayaan seluruh pelanggan yang telah memilih moda transportasi kereta api selama libur panjang. Manajemen berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik demi perjalanan pelanggan yang berkesan, sekaligus memastikan KAI selalu hadir sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan bebas macet pada momen-momen liburan berikutnya. SF
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....