Brigit Biofarmaka Bagikan Dividen dan Siapkan Ekspansi Agresif Tahun 2026
- 12 Mei 2026 17:01 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk membagikan dividen tunai sebesar Rp5,1 miliar kepada para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar di Harris Hotel and Conventions Solo, Senin,11 Mei 2026.
Direktur Utama PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk, Is Heriyanto mengatakan pembagian dividen tersebut disetujui sebesar 20 persen dari laba bersih tahun buku 2025 yang berakhir pada 31 Desember lalu.
Besaran dividen dihitung darai laba persaham sebesar Rp37,74 atau setara Rp7,548 per saham dengan total nilai mencapai Rp5.135.482.388 untuk 680 lembar lebih saham yang beredar.
"Selain membagikan dividen, perseroan juga menegaskan komitmen melakukan ekspansi bisnis secara agresif pada tahun 2026 guna memperkuat kapasitas produksi sekaligus memperluas penguasaan pasar nasional maupun internasional," kata Is Heriyanto dihadapan awak media dan Peserta RUPS.
Menurut Is Heriyanto, perusahaan yang melantai di Bursa Efek Indonesia sejak 13 Januari 2025 dengan kode emiten OBAT itu bergerak di bidang jasa manufaktur jasa maklon produk kesehatan dan farmasi.
"Manufaktur dalam hal ini bukan membuat ekstraksi bahan alamnya, tetapi lebih ke jasa. jadi Brigit prospektusnya adalah one stop service jasa maklon profesional berstandar resmi BPOM," ujarnya.
Sepanjang tahun buku 2025, perseroan mencatat pertumbuhan omzet sebesar 32,73 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Namun laba bersih konsolidasi mengalami penurunan 16,15 persen akibat meningkatnya biaya pemasaran dan ekspansi akuisisi pasar yang dilakukan perusahaan secara agresif.
Manajemen perseroan pun menyiapkan sejumlah strategi pengembangan usaha pada 2026. Di antaranya optimalisasi manufaktur sediaan Cairan Obat Dalam atau COD dan suplemen, penguatan kemitraan strategis, serta penetrasi pasar produk Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga atau PKRT.
Selain itu, perusahaan juga akan merealisasikan pembangunan pabrik baru dengan fasilitas produksi soft gel dan tablet yang ditargetkan mulai melayani produksi klien pada 2027.
"Perseroan juga menyiapkan pembangunan laboratorium riset, memperkuat strategi pemasaran digital, hingga menjajaki peluang ekspansi pasar ke Malaysia dan Vietnam," katanya
Sementara itu, salah satu anak usaha perusahaan yakni PT Denbo Higienis Laboraties telah mulai beroperasi untuk memenuhi kebutuhan bahan baku internal maupun pasar eksternal.Adapun pengembangan bisnis lainnya dilakukan melalui PT Algaepark Indonesia Mandiri yang bergerak pada sektor pupuk dan pakan ternak.(SF)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....