Syawalan Penjual Janur dan Selongsong Ketupat Menjamur di Kota Solo
- 28 Mar 2026 21:30 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta: Syawalan atau Lebaran Ketupat penjual selongsong ketupat di Kota Solo menjamur sejak H-4 Lebaran hingga saat ini .
Rombongan pedagang selongsong ketupat dan janur asal Bantul, Yogyakarta, Sragen, Sala Tiga dan lainnya yang berjumlah ratusan orang menjajakan dagangannya di Wilayah Pasar Legi Solo.
Pantauan rri.co.id,Jumat,27 Maret 2026 ratusan pedagang selongsong ketupat berderet di kawasan pinggir Jalan di Wilayah pasar Legi,Solo bahkan banyak pula pedagang yang menganyam janur ditempat tersebut. Tidak hanya menjual selongsong ketupat juga menjual berupa janur atau daun kelapa muda.
Salah satu pedagang asal Sragen, Agus rela datang mengais rezeki menjual selongsong ketupat ke pasar legi Solo. Warga asal Sragen mengaku jualan selongsong ketupat setiap jelang Idul Fitri mulai H-4 hingga Lebaran Ketupat.
"Kami berjualan sudah sejan H-4 hingga sekarang sudah mampu menjual 3000 selongsong ketupat. kami memprediksikan hingga akhir lebaran ketuapan nanti mampui menjual lebih dari 5000 selongsong, " katanya.
Agus yang berjualan selongsong ketupat dilaluinya sejak kecil yakni tahun 1979 ini menceritakan penjuaan selongsong ketupat naik turun setiap tahunnya.
Selain menjual selongsong ketupat juga menjual janur per 1 lembar janur Rp1000. dengan pembelian minimal 10 lembar hingga -100 lembar janur yang sudah terjual 12 ribu lembar janur. Sedang untuk satu ikat berisi 10 selongsong ketupat dijual seharga Rp8000 - Rp 15 ribu.
⁸Senada dikatakan Pedagang selongsong ketupat Triminangsih warga Sragen mengaku berjualan ketupat selongsong sejak H-4 Lebaran meski permintaan menurun.
"Kami dari H-4 lebaran sampai saat ini baru menjual 1000 selongsong ketupat.Untuk tahun ini pembelian banyak masyarakat sedangkan tahun lalu banyak tengkulak yang akan di jual kembali," katanya
Triminangsih berjualan musiman selongsong ketupat dilaluinya sudah dua tahun lalu.Hingga lebaran ketupat nanti diprediksinkan lebih dari 2000 selongsong ketupat terjual.
Sementara pembeli Selongsong ketupat Suratmi, warga Busukan, Mojosongo,Solo mengaku ketupat menjadi menu wajib setiap momentum Syawalan Lebaran ketupat.Dirinya selalu mebeli 20 selongsong ketupat.
"Kami selalu membeli selongsong ketupat ini sudah menjadi tradisi dari dulu. Meski sudah tidak punya anak kecil akan tetapi pingin bagi bagi ke tetangga terdekat masakan ketupat opor," katanya.
Suratmi selalu membeli 20 selongsong ketupat untuk dimakan sendiri dan dibagikan ke tetangga.( SF)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....