Klaim Penghasilan Tinggi, Bajaj Online Solo Ajak Warga Bergabung
- 22 Nov 2025 18:02 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Kembali berniat beroperasi menarik penumpang pasca sudah memiliki Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), pihak bajaj online Maxride klaim para pengemudi bisa mendapatkan pemasukan lebih tinggi jika dibanding ojek online ataupun kendaraan angkutan umum lainnya.
Hal itu dikatakan langsung General Manager Dealer Bajaj Solo, Budi Dirgantoro saat diwawancara wartawan pada Kamis (20/11/2025). Menurutnya pihak bajaj online juga memberikan banyak benefit kepada para konsumen.
"Kita lihat benefit yang kita berikan kepada konsumen kan luar biasa. Ini keuntungan yang luar biasa bagi konsumen. Dengan harga murah, bisa dari poin ke poin, aman dari hujan, aman dari matahari ya gitu, tidak seperti roda dua kan ya, kalau sudah hujan atau panas itu kan. Dengan tarif yang hampir sama," kata Budi Dirgantoro.
Ditambahkan dirinya, selain benefit kepada konsumen, para pengemudi bajaj online juga mampu mendapatkan penghasilan lebih besar hingga empat kali lipat jika dibandingkan dengan angkutan online lain.
"Secara penghasilan akan lebih besar. Bisa empat sampai lima kali lipat kalau mereka dari tempat yang lama. Jadi secara logika kan harusnya secara logika kalau dia lihat bahwa bajaj ini lebih baik ya pindah aja gitu kan," katanya menambahkan.
Dalam data yang dimiliki pihak bajaj online Maxride Kota Solo sendiri, baru sekitar 22 pengemudi yang akan beroperasi. Dengan jumlah tersebut, bajaj online Solo masih membuka lowongan bagi semua warga yang ingin bergabung.
Bajaj online Kota Solo masih mengandalkan mekanisme pembelian kendaraan bagi para pengemudi dan juga penyewaan dengan biaya sewa Rp75 per-hari. Meskipun dianggap harga sewa cukup tinggi, namun Eksternal Urusan Bajaj, Max Auto, Iwan Christanto mengatakan harga tersebut masih terjangkau dengan pendapatan yang bisa diraih para pengemudi bajaj online.
"Jadi untuk sewa di sini masih membicarakan, tapi kalau ada percontohan di kota lain itu satu harinya Rp75.000 sampai Rp85.000 per hari. Tapi kalau yang ada yang udah di kota lain, yang udah berjalan seperti Semarang ataupun Jogja, itu pendapatan hasil harian dari driver itu angkanya bisa Rp300.000, Rp350.000 kotor," ucap Iwan Christanto.
Lebih lanjut, Iwan Christanto juga menjelaskan pendapatan tersebut bisa bertambah jika memasuki weekend ataupun libur panjang. Karena melihat di Kota lain, para pengemudi mampu mengantongi pendapatan hingga Rp1.000.000.
"Kalau yang di Jogja malah signifikan sekali, kalau di hari Sabtu sama Minggu itu pendapatan driver sampai Rp1.000.000 sampai Rp1.200.000 per hari. Jadi ini sangat membantu pendapatan dari driver ataupun dari masyarakat yang istilahnya kepengin bergabung di dunia usaha transportasi online," ucapnya menambahkan.
Ada beberapa syarat untuk para masyarakat yang ini menjadi pengemudi bajaj online, yakni mengikuti tes berkendara roda tiga dengan baik. Kedua memiliki SIM C dan ketiga sepakat dengan sistem sewa yang diberikan. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....