Keraton Surakarta Masuk Proyek Prioritas Gibran ke 17
- 05 Jan 2023 17:29 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Keraton Kasunanan Surakarta tidak masuk dalam 16 proyek prioritas Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Gibran tidak memprioritaskan revitalisasi Keraton, karena selama ini tidak mendapatkan izin untuk masuk.
"Saya gak mau dibilang pilih kasih, saya siap kerjasama dengan siapapun. Dikasih kesempatan saya akan maksimalkan. Saya nunggu perintah aja," ujar Gibran di Balaikota Surakarta, Kamis (5/1/2023).
Namun demikian Gibran akan memasukkan prioritas pembangunan yang ke 17, apabila konflik internal Keraton sudah benar-benar selesai. Selain itu, manakala ada perintah langsung dari Sinuhun Paku Buwana PB XIII.
"Kemarin sudah kooperatif sekali, dari kedua kubu semuanya sudah melunak dan setuju. Kalau Keraton sudah (damai) saya masukkan jadi 17," katanya.
Putra sulung Presiden Jokowi itu menargetkan 20 proyek prioritas. Selain Keraton Surakarta juga penyelesaian sengketa dan revitalisasi kawasan Sriwedari Solo.
"Kalau Sriwedari sudah selesai proses hukumnya ya masuk jadi 18. Sebenarnya ono siji meneh (Benteng-red) Vastenburg tapi lagi dimatengke. Harus genap 20 (proyek prioritas)," bebernya.
Gibran ingin master plan grand desain revitalisasi Keraton Surakarta. Pihaknya mencontohkan Puro Mangkunegaran punya master plan yang sudah dimantapkan. Seperti Taman Pracima, Pendopo dipercantik, dan beberapa bangunan lain yang akan dipercantik.
"Saya pinginnya seperti itu. Iya pasti itu (direvitalisasi). Keraton aset terbesar warga Solo."
Wali Kota yakin Keraton Surakarta masih menjadi destinasi wisata pilihan. Dengan keadaan sekarang pun orang masih berminat untuk datang ke museum dan melihat kemegahan Keraton. Apalagi kalau nanti sudah direvitalisasi dan sudah dipercantik tambah ramai.
"Tapi kalau masalah internal karena saya bukan siapa siapa saya tidak bisa intervensi. Yang bisa menyelesaikan ya monggo keluarga sendiri. Saya bukan keluarga, bukan darah biru. Dengan revitalisasi ini kami ingin Keraton Solo punya awu lagi," jelasnya. MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....