Antusias Masyarakat Tinggi, Khitan Massal di RS UNS Diikuti oleh 100 Anak
- 13 Jul 2026 15:49 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta: Sebanyak 100 anak mengikuti kegiatan khitan massal yang di
selenggarakan di Rumah Sakit (RS) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Minggu (21/6/2026).Kegiatan sosial ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-50 UNS.
Selain itu, kegiatan ini juga mendukung program DIKTISAINTEK Berdampak, sejalan dengan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 361 Tahun 2025 tentang Indikator Dampak Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan Pendidikan Tinggi di Lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Rektor UNS, Prof. Hartono, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat melalui pelayanan kesehatan yang aman, berkualitas, dan mudah diakses.
“Ini merupakan kegiatan rutin tahunan, sebagai bentuk pengabdian masyarakat. Khitan ini salah satu bentuk pengabdian masyarakat, karena nanti masih ada kegiatan pengabdian masyarakat lainnya,” ujar Prof. Hartono. Dalam rilis tertulis yang diterima rri.co.id, Surakarta Minggu 21 Juni 2026
Dalam khitan massal ini, panitia Dies Natalis UNS bekerja sama dengan RS UNS, Dharma Wanita Persatuan (DWP) UNS bersama DWP Unsur Pelaksana RS UNS dan sejumlah mitra lainnya.
Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini sangat tinggi. Setelah melalui proses verifikasi administrasi, kemudian dilakukan skrining kesehatan untuk memastikan kelayakan tindakan khitan dari aspek kesehatan fisik maupun kondisi medis lainnya.
Dari hasil skrining tersebut, sebanyak 100 anak dinyatakan layak mengikuti khitan massal.
Pelaksanaan khitan melibatkan sekitar 20 tenaga medis dan paramedis, termasuk dokter spesialis bedah. Seluruh peserta ditangani oleh tenaga medis profesional guna memastikan keamanan dan kenyamanan selama proses tindakan.
Selain memberikan layanan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya khitan yang dilakukan oleh tenaga medis profesional. Pada kegiatan ini digunakan metode sirkumsisi sesuai standar medis yang memberikan sejumlah keuntungan, antara lain perdarahan yang minimal serta proses penyembuhan yang relatif lebih cepat dan lebih bersih.
Sementara itu, Wakil Direktur Pelayanan RS UNS, Dr. Coana Sukmagautama, menambahkan, sebagai bentuk dukungan kepada peserta, panitia memberikan fasilitas pelayanan pascakhitan. Peserta memperoleh bingkisan seperti celana, obat-obatan, uang saku, serta layanan kontrol pascatindakan.
Seluruh peserta akan menjalani pemeriksaan lanjutan setelah tiga hari. Apabila kondisi luka belum sepenuhnya pulih, layanan perawatan dan kontrol akan terus diberikan hingga peserta dinyatakan sembuh.
“Pokoknya sampai tuntas, bahkan kalau ada apa-apa, kami berikan pelayanan 24 jam di RS UNS,” ujarnya.
Salah satu peserta khitan massal, Dania Ibnu Al Hafidz, mengaku tidak merasa takut saat akan menjalani proses khitan. Anak berusia 11 tahun tersebut mengetahui informasi mengenai kegiatan khitan massal di RS UNS dari tetangganya.
Dania yang merupakan warga Punden, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, mengatakan bahwa dirinya langsung menyatakan kesiapannya ketika ditawari untuk mengikuti program tersebut oleh sang ibu.
"Awalnya ibu saya yang mendapat informasi tentang khitan massal ini. Kemudian ibu bertanya apakah saya siap untuk dikhitan. Saya jawab siap. Setelah itu saya mengikuti pemeriksaan kesehatan dan Alhamdulillah dinyatakan lolos skrining," ujar Dania.( rel/ sf )
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....