Samsat Solo Bagi Takjil Gratis Sekaligus Sosialisasi Discon PKB 5 Persen
- 25 Feb 2026 16:25 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Sebagai upaya jemput bola untuk menyosialisasikan program relaksasi pajak kendaraan bermotor (PKB) sebesar 5 persen, Samsat Solo bersama Satlantas Polresta Solo bagi-bagi 200 paket takjil gratis di kawasan Simpang Gendengan Solo. Selasa,24 Februari 2026 sore. Tak butuh waktu lama, paket takjil sebanyak itu mampu ludes dalam waktu sekitar 15 menit.
Sembari menyapa dan mengamankan lalu lintas di sekitarnya, personel gabungan tersebut memberikan paket takjil yang dibarengi dengan selebaran pengumuman diskon pajak. Langkah ini diambil untuk memastikan informasi mengenai kebijakan terbaru Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sampai langsung ke tangan masyarakat di tengah padatnya arus lalu lintas sore hari.
Kasi Pelayanan Pajak Daerah (PPD) Samsat Solo, Ghita Puspitasari, yang turun langsung dalam aksi tersebut, menjelaskan informasi adanya diskon pajak harus tersampaikan secara luas kepada masyarakat. Tujuannya agar masyarakat tidak perlu khawatir akan isu penerapan opsen pajak yang bergulir belakangan hari, karena, lanjut dia, Pemprov Jateng kembali menggulirkan program stimulus berupa diskon PKB sebesar 5 persen yang berlaku sejak 20 Februari hingga Desember 2026 mendatang.
“Pemprov Jateng telah memberlakukan relaksasi pajak berupa diskon sebesar 5 persen yang bisa dimanfaatkan oleh siapa saja,” kata Ghita saat ditemui awak media seusai pembagian paket takjil.
Lebih lanjut ia menerangkan aturan ini diterbitkan melalui Keputusan Gubernur Jateng Nomor 100.3.3.1/43 Tahun 2026 sebagai respons atas dampak penerapan opsen pajak dari pemerintah pusat. Selain pemotongan pokok pajak, penyesuaian juga berlaku pada denda atau sanksi administratif yang mengikuti nilai pokok setelah dikurangi.
“Dengan adanya kebijakan ini pula, wajib pajak yang memiliki tunggakan berpeluang mendapatkan keringanan. Untuk pemanfaatannya wajib pajak tidak perlu repot, cukup mendatangi layanan perpajakan yang ada, dan di situ harga yang dibayarkan akan otomatis terpotong diskon 5 persen melalui sistem yang tersedia,” jelasnya.

Ghita juga menyinggung realisasi pembayaran PKB pada Januari 2025 tercatat mencapai Rp14.870.331.500. Sementara itu, pada Januari 2026, angka tersebut terkoreksi menjadi Rp14.178.483.500. Penurunan ini terjadi di tengah penerapan opsen PKB sebesar 16,6 persen dari nilai pokok.
Berbeda dengan PKB, sektor Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) justru menunjukkan tren positif yang signifikan. Pada Januari 2026, penerimaan BBNKB mencapai Rp4.875.340.000, melonjak tajam dibandingkan Januari 2025 yang hanya berada di angka Rp3.358.308.500.
“Dengan adanya ini [diskon 5 persen], kami berharap masyarakat bisa memanfaatkannya, baik melalui kantor induk maupun layanan kami lainnya seperti Samsat Keliling, Samsat Malam, maupun gerai di MPP [Mall Pelayanan Publik,” tutupnya.
Sementara itu, Wakapolresta Solo, AKBP Sigit, menyebut pembagian takjil di kawasan tersebut akan digelar selama Ramadan dengan setiap harinya disediakan 200 paket takjil. Bagi-bagi takjil, lanjut dia, selain untuk menyosialisasikan beragam agenda atau kebijakan secara langsung kepada masyarakat, juga dimaksudkan untuk mempererat hubungan antar Polri dan masyarakat.
“Harapannya, kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan membawa keberkahan bagi kita semua. Semoga di bulan yang penuh berkah ini kita diberi kelapangan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing,” katanya. (Sifat)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....