Waspada Penipuan Tautan Pendaftaran Kartu Prakerja Tahun 2026
- 31 Jan 2026 19:47 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Sebuah akun Facebook bernama “informasi pendaftaran prakerja 2026” menyebarkan tautan pendaftaran palsu. Unggahan tersebut menjanjikan insentif pemerintah sebesar Rp4,2 juta bagi masyarakat yang mengisi data diri dan menyelesaikan pelatihan.
Berdasarkan data dari TurnBackHoax.id, narasi tersebut telah mendapatkan lebih dari 160 tanda suka serta belasan komentar dari pengguna media sosial. Namun, pemeriksaan fakta mengungkap bahwa tautan tersebut justru mengarahkan pengguna ke formulir digital yang meminta data pribadi sensitif.
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo menemukan bahwa situs tersebut meminta nama, alamat, hingga nomor Telegram yang tidak sesuai prosedur resmi. Setelah ditelusuri melalui mesin pencari Google, pendaftaran resmi Kartu Prakerja seharusnya hanya dilakukan melalui situs web tunggal prakerja.go.id.
Laman resmi Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan bahwa pendaftaran hanya bisa diakses oleh calon peserta yang memenuhi syarat-syarat tertentu. Segala bentuk formulir di luar platform resmi tersebut patut diwaspadai sebagai upaya pencurian data atau phishing yang membahayakan.
Berdasarkan riwayatnya, program ini menggunakan sistem seleksi berbasis gelombang dengan kuota yang sangat terbatas bagi angkatan kerja digital. Sejauh ini, Gelombang 71 pada Agustus 2024 menjadi periode terakhir yang resmi dibuka oleh pemerintah Indonesia.
Pemerintah sendiri sedang melakukan proses transisi pengelolaan program dari Kemenko Perekonomian menuju Kementerian Ketenagakerjaan sejak Mei 2025. Perubahan administratif ini menyebabkan jadwal pembukaan gelombang baru belum mendapatkan kepastian tanggal peluncuran yang resmi hingga saat ini.
Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa unggahan mengenai pendaftaran Prakerja 2026 tersebut merupakan konten tiruan atau impostor content. Masyarakat diimbau untuk tidak memberikan data pribadi apa pun ke situs yang tidak beralamat resmi di prakerja.go.id.