Purbaya Menolak Dijadikan Wapres

  • 20 Jan 2026 19:44 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Beredar sebuah unggahan video di media sosial TikTok yang mengeklaim bahwa Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menolak dijadikan wakil presiden (wapres). Faktanya, video tersebut adalah tidak benar.

Dilansir dari turnbackhoax.id, tidak ditemukan informasi kredibel atau pernyataan resmi dari Purbaya mengenai isu tersebut. Diketahui bahwa video merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dengan probabilitas 93,6 persen.

Melansir dari artikel cnnindonesia.comberjudul "Purbaya Buka-bukaan soal Peluang Maju Jadi Cawapres: Gue Gak Peduli" yang rilis pada Jumat, 10 Oktober 2025 lalu. Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa ia tidak begitu memikirkan peluang untuk maju sebagai calon wakil presiden.

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menganalisis konten menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Diketahui, video merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), probabilitas atau kemungkinannya mencapai 93,6 persen.

TurnBackHoax kemudian melakukan penelusuran dengan memasukkan kata kunci “Purbaya menolak dijadikan wapres” ke mesin pencarian Google. Pencarian mengarah ke pemberitaan cnnindonesia.com “Purbaya Buka-bukaan soal Peluang Maju Jadi Cawapres: Gue Gak Peduli” pada Jumat 10 Oktober 2025.

Dalam pemberitaan tersebut, Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa ia tidak begitu memikirkan peluang untuk maju sebagai calon wakil presiden. Sementara itu, tidak ditemukan pernyataan resmi dari Purbaya mengenai keinginan menstabilkan harga bahan bakar, beras, atau sembako seperti pada masa Presiden Soeharto.

Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 93,6 persen. Dengan demikian, unggahan video berisi klaim “Purbaya menolak dijadikan Wapres” adalah konten palsu (fabricated content).

( Syurie Ariandani )

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....