Hoaks Bantuan Sembako dan Uang Sekolah dari Prabowo

  • 30 Nov 2025 15:15 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Konten yang mengklaim “Ada bantuan sembako dan uang untuk beli perlengkapan sekolah dari Prabowo” ternyata merupakan informasi menyesatkan yang beredar di media sosial dan dimanfaatkan oknum untuk menjebak masyarakat. Sejumlah lembaga pemeriksa fakta dan instansi pemerintah sudah menegaskan bahwa klaim tersebut tidak berasal dari program resmi pemerintah maupun pernyataan langsung Presiden Prabowo Subianto.

Beredar unggahan yang menawarkan bantuan berupa paket sembako seperti beras dan minyak goreng, serta uang tunai yang disebut bisa digunakan untuk membeli perlengkapan sekolah anak. Untuk mendapatkan bantuan itu, warganet biasanya diminta menulis kata “hadir” di kolom komentar atau mengikuti tautan tertentu yang diklaim sebagai pendaftaran bantuan atas nama Prabowo.

Mengutip dari laman turnbackhoax.id, pemeriksa fakta menemukan bahwa foto Prabowo yang digunakan dalam poster dan video promosi bantuan tersebut merupakan foto lama yang tidak terkait dengan pembagian sembako maupun bantuan uang pendidikan. Selain itu, tidak ada informasi di situs resmi pemerintah atau kanal resmi yang mengumumkan program khusus bantuan sembako dan uang perlengkapan sekolah sebagaimana diklaim dalam unggahan itu.

Kementerian/lembaga pemerintah yang membidangi komunikasi publik menyatakan bahwa narasi “Presiden Prabowo bagikan bantuan untuk pelajar dengan cara komentar atau lewat tautan tertentu” adalah hoaks. Penjelasan itu didukung laporan media arus utama yang menuliskan bahwa tidak ditemukan data mengenai program bantuan langsung jenis tersebut yang didaftarkan melalui situs tidak resmi.

Di luar hoaks tersebut, pemerintah memang menjalankan berbagai program bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sembako, bantuan beras, serta bantuan pendidikan melalui Program Indonesia Pintar dan skema lain yang ditujukan untuk keluarga miskin dan rentan. Program-program ini memiliki mekanisme penyaluran dan pendaftaran yang jelas, antara lain melalui data terpadu kesejahteraan sosial dan kanal resmi kementerian terkait, bukan lewat komentar di media sosial atau tautan tidak jelas sumbernya.

Masyarakat diimbau untuk tidak langsung percaya pada informasi yang menawarkan bantuan sembako dan uang untuk perlengkapan sekolah atas nama Presiden Prabowo, apalagi jika diminta memberikan data pribadi melalui tautan yang tidak resmi. Untuk memastikan kebenaran informasi bantuan, warga disarankan memeriksa kembali ke situs resmi pemerintah, akun resmi kementerian, atau kantor desa/kelurahan setempat, serta mengikuti klarifikasi dari lembaga pemeriksa fakta jika muncul klaim serupa di kemudian hari. (Desva Fitra/Dinar Rusydiana)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....