Klaim DPR Resmi Dibubarkan Terbukti Hoaks
- 13 Okt 2025 13:50 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Akun Facebook bernama “A’uvi” pada Jumat (3/10/2025) membagikan video dengan narasi sensasional yang menyebut DPR resmi dibubarkan. Hingga Rabu (8/10/2025), unggahan tersebut telah mendapat lebih dari 12.400 tanda suka dan 2.400 komentar dari warganet.
Konten tersebut kemudian diperiksa oleh Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) setelah dinilai berpotensi menyesatkan publik. Tim melakukan penelusuran dengan memasukkan kata kunci “DPR resmi dibubarkan” ke mesin pencarian Google.
Mengutip laman TurnBackHoax, hasil pencarian mengarahkan pada sejumlah pemberitaan dari media arus utama, termasuk kompas.com dan tirto.id, yang membantah adanya pembubaran DPR. Salah satu artikel di kompas.com berjudul “Mahfud Tak Setuju Usulan DPR Dibubarkan: Lebih Baik Punya yang Buruk dan Partai Jelek daripada Tidak” tayang pada Kamis (28/8/2025).
Dalam berita tersebut, pakar hukum tata negara Mahfud MD menegaskan tidak setuju dengan gagasan pembubaran DPR RI. Ia menilai usulan itu terlalu mengada-ada dan justru berisiko merusak sistem ketatanegaraan Indonesia.
Artikel lain dari tirto.id berjudul “Benarkah DPR Tidak Bisa Dibubarkan & Apakah Ada Cara Lain?” yang tayang Rabu (3/9/2025) juga menjelaskan secara hukum DPR tidak dapat dibubarkan. Berdasarkan Pasal 7C Amandemen Ketiga UUD 1945, tidak ada lembaga negara yang memiliki kewenangan membubarkan DPR karena hal tersebut akan menciderai kedaulatan rakyat.
Meski begitu, tirto.id menyebut ada mekanisme yang memungkinkan perubahan sistem melalui amandemen UUD 1945 sebagaimana diatur dalam Pasal 37. Namun, proses ini memerlukan dukungan besar dari anggota MPR serta persetujuan mayoritas untuk dapat dilakukan secara sah.
Dari hasil penelusuran, tidak ditemukan satu pun informasi dari sumber resmi atau kredibel yang membenarkan klaim “DPR resmi dibubarkan”. Dengan demikian, unggahan video tersebut merupakan konten palsu (fabricated content) yang tidak memiliki dasar fakta sama sekali.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....