Hoaks, Shell Resmi Tutup dari Indonesia pada 2026
- 30 Sep 2025 23:51 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: PT Shell Indonesia, anak perusahaan Shell plc, akan melepas seluruh bisnis Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Indonesia mulai tahun 2026. Proses pengalihan kepemilikan bisnis SPBU Shell ini dilakukan kepada perusahaan patungan antara Citadel Pacific Limited dan Sefas Group.
Proses tersebut sudah disetujui sejak Mei 2025. Diharapkan selesai pada 2026 dengan syarat adanya persetujuan peraturan yang berlaku.
Berdasarkan laman turnbackhoax.id, meski melepas bisnis SPBU, Shell menegaskan bahwa mereka tidak benar-benar hengkang dari pasar Indonesia. Produk bahan bakar minyak (BBM) Shell akan tetap tersedia di Indonesia dan dijual melalui pengelolaan baru oleh pihak Citadel dan Sefas melalui perjanjian lisensi merek.
Shell akan tetap memasok produk BBM kepada pelanggan sehingga kualitas BBM Shell dapat terus diakses oleh masyarakat Indonesia. Bisnis SPBU Shell selama ini mencakup sekitar 200 lokasi di seluruh Indonesia, dengan lebih dari 160 di antaranya dimiliki langsung oleh Shell.
Selain itu, Shell juga mengoperasikan terminal BBM di Gresik untuk mendukung pasokan dan distribusi BBM di tanah air. Pengalihan kepemilikan ini adalah bagian dari strategi Shell untuk melakukan transformasi portofolio bisnis secara global sesuai komitmen strategi Capital Markets Day Shell.
Pihak Shell Indonesia turut menegaskan bahwa pelepasan bisnis SPBU ini bukan disebabkan oleh masalah kekosongan stok BBM atau faktor lain terkait pasokan energi. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia juga menjamin stok BBM di Indonesia tetap aman meskipun Shell melepas kepemilikan bisnis SPBU.
Dengan langkah ini, Shell tetap melihat Indonesia sebagai pasar penting untuk bisnis pelumas dan produk energi rendah karbon lainnya. Perusahaan pun terus berkomitmen untuk melanjutkan operasi dan pengembangan bisnisnya di Indonesia, terutama di segmen bisnis selain SPBU.
Jadi, meskipun Shell melepas bisnis SPBU dan menyerahkan pengelolaannya kepada pihak lain mulai 2026, merek dan produk BBM Shell akan tetap hadir di pasar Indonesia dengan pengelolaan yang berbeda. Hal ini menandai transformasi strategi bisnis Shell di Indonesia, bukan penutupan total dan hengkang dari negara ini. (Desva Fitra/Dinar Rusydiana)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....