Daun Ubi Jalar Obati DBD, Fakta atau Mitos?

  • 30 Sep 2025 15:54 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Sebuah unggahan di media sosial ramai diperbincangkan. Postingan tersebut menyebutkan bahwa rebusan daun ubi jalar dapat mengobati demam berdarah dengue (DBD). Bahkan disebutkan pula bahwa rebusan ini bisa dikonsumsi hingga satu liter per hari sebagai pengganti air putih.

Dalam unggahan tersebut dijelaskan, cara membuatnya cukup mudah. Ambil pucuk daun ubi jalar sebanyak satu ikat sayuran, cuci hingga bersih, kemudian rebus selama 5 hingga 10 menit. Air rebusannya kemudian diminum secara rutin dengan klaim bisa membantu menaikkan trombosit dan menyembuhkan DBD.

Namun, benarkah informasi ini akurat secara medis?

Mengutip dari laman Komdigi, informasi tersebut belum terbukti secara ilmiah, dr Danang Ardiyanto, Koordinator Rumah Riset Jamu dari Balitbangkes Kementerian Kesehatan RI, menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada penelitian atau uji klinis yang membuktikan bahwa daun ubi jalar bisa meningkatkan trombosit, apalagi menyembuhkan DBD.

“Penyembuhan demam berdarah itu utamanya melalui perbaikan daya tahan tubuh dan asupan cairan,” kata dr Danang.

Menurutnya, untuk kasus DBD ringan, pasien umumnya dapat pulih dengan istirahat yang cukup dan makanan bergizi. Namun, pada kasus yang lebih berat, penanganan medis sangat diperlukan. Salah satu yang utama adalah menjaga keseimbangan cairan tubuh, karena kekurangan cairan bisa memperparah kondisi penderita.

“Kalau panas, cukup diberi obat penurun panas. Tapi yang paling penting adalah asupan cairan harus cukup, bisa dari air putih atau cairan medis yang direkomendasikan,” ujarnya.

Hingga saat ini, rebusan daun ubi jalar belum terbukti secara ilmiah bisa menyembuhkan DBD. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi kesehatan yang belum terverifikasi secara medis. Bila mengalami gejala DBD, segera konsultasikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat. (Dinar Rusydiana)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....