Klaim Shell Tutup di Indonesia pada 2026 Hoax

  • 30 Sep 2025 14:55 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Sebuah unggahan pada Sabtu (27/9/2025), dari akun Facebook “Kabar Bumi” menyebarkan klaim bahwa Shell akan tutup dan hengkang dari Indonesia pada tahun 2026. Hingga Selasa (30/9/2025), unggahan tersebut sudah mendapatkan lebih dari 33 ribu suka, lebih dari 14 ribu komentar, dan dibagikan lebih dari 3 ribu kali.

Dilansir dari TurnBackHoax, Tim Periksa Fakta Mafindo mencari informasi terkait klaim ini dengan menggunakan kata kunci "pom bensin Shell resmi tutup dan hengkang dari Indonesia pada 2026" di mesin pencari Google. Namun, tidak ditemukan berita resmi yang mendukung klaim tersebut.

Sebaliknya, TurnBackHoax menemukan artikel dari CNN Indonesia yang terbit pada Sabtu (27/9/2025), dengan judul "Shell Tetap Jual BBM di RI Meski Lepas Bisnis SPBU". Artikel tersebut mengonfirmasi bahwa Shell tetap akan menjual BBM di Indonesia, meskipun pengelolaan SPBU Shell akan beralih ke Citadel Pacific Limited dan Sefas Group melalui perjanjian lisensi merek.

Vice President Corporate Relations Shell Indonesia, Susi Hutapea, juga menjelaskan bahwa meskipun Shell tidak lagi mengelola SPBU secara langsung, merek Shell akan tetap hadir di Indonesia melalui waralaba tersebut. Proses pengalihan kepemilikan ini akan memastikan bahwa BBM Shell tetap tersedia di pasar Indonesia.

Di situs web resmi Shell Indonesia, perusahaan juga menegaskan bahwa meskipun kepemilikan SPBU dialihkan, merek Shell akan tetap ada di Indonesia. Hal ini menandakan bahwa klaim tentang penutupan total dan hengkangnya Shell dari Indonesia tidaklah benar.

Dengan adanya klarifikasi ini, dapat disimpulkan bahwa unggahan yang berisi klaim "pom bensin Shell resmi tutup dan hengkang dari Indonesia pada 2026" adalah konten yang menyesatkan (misleading content). Masyarakat diimbau untuk memverifikasi informasi terlebih dahulu sebelum mempercayainya.

Penting untuk selalu berhati-hati terhadap informasi yang beredar, terutama ketika ada klaim besar seperti ini. Pastikan untuk merujuk pada sumber-sumber berita terpercaya untuk memperoleh informasi yang akurat dan terkini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....