Larangan Ojol Pakai Pertalite Ternyata Hoax
- 30 Sep 2025 14:51 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Pada Sabtu (20/9/2025), akun TikTok “Mr.J-Skull” membagikan video dengan narasi yang menyebutkan bahwa pengemudi ojek online (ojol) dilarang menggunakan Pertalite. Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) segera menelusuri klaim tersebut dan menemukan video berjudul “Ojol bakal dilarang pakai Pertalite Seputar iNews Siang RCTI” yang diunggah pada November 2024.
Dilansir dari Tutnbackhoax.id, video tersebut memang sempat mengangkat wacana bahwa pengemudi ojol dilarang membeli Pertalite, dengan alasan usaha pribadi. Namun, pernyataan tersebut telah diralat oleh Menteri Investasi Bahlil Lahadilia pada Desember 2024, yang menegaskan bahwa pengemudi ojol tetap berhak menerima subsidi BBM seperti pelaku UMKM.
Untuk memastikan informasi yang lebih akurat, TurnBackHoax melakukan pencarian lebih lanjut dengan kata kunci “ojol dilarang beli Pertalite”. Hasil pencarian mengarah pada artikel Antara News yang diterbitkan pada Rabu (24/9/2025), yang berisi klarifikasi dari Kementerian ESDM.
Dalam artikel tersebut, Kementerian ESDM menegaskan bahwa tidak ada kebijakan yang melarang pengemudi ojol untuk menggunakan Pertalite. Kebijakan subsidi BBM bagi pengemudi ojol tetap berlaku dan tidak ada perubahan aturan terkait penggunaan Pertalite.
Perkembangan ini menunjukkan bahwa informasi yang dibagikan dalam video TikTok tersebut tidak sesuai dengan kebijakan terkini. Hal ini menegaskan pentingnya memverifikasi setiap klaim sebelum dibagikan kepada publik.
Sebagai informasi tambahan, klaim yang beredar terkait larangan penggunaan Pertalite untuk ojol memang pernah mencuat pada tahun 2024, namun sudah diklarifikasi dan dibantah oleh pihak berwenang. Oleh karena itu, penting untuk selalu mencari sumber informasi yang dapat dipercaya.
Kesimpulannya, narasi “Ojol dilarang gunakan Pertalite” yang dibagikan melalui akun TikTok tersebut termasuk dalam kategori konten yang menyesatkan atau misleading content. Masyarakat dihimbau untuk lebih berhati-hati dalam mengonsumsi informasi dari sumber yang tidak jelas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....