Gerhana Matahari Total 2 Agustus 2025 ternyata Hoaks

  • 30 Jul 2025 09:17 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Sebuah video di akun TikTok "ALVIN" Rabu (23/7/2025) menjadi viral karena menarasikan akan terjadi Gerhana Matahari Total pada Agustus 2025. Klaim ini dengan cepat menyebar, menimbulkan kebingungan di kalangan warganet. Namun, Tim Pemeriksa Fakta (TurnBackHoax) segera melakukan penelusuran, dan hasilnya menunjukkan bahwa informasi tersebut adalah hoaks.

Mengutip laman Turnbackhoax.id, pencarian dengan kata kunci "gerhana matahari 2 agustus 2025" di Google oleh Tim Pemeriksa Fakta mengarahkan ke pemberitaan kompas.com berjudul "Ramai soal Bumi Jadi Gelap karena Gerhana Matahari 2 Agustus, Ini Kata BRIN". Berita tersebut memuat bantahan tegas dari Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika Pusat Riset Antariksa BRIN, Thomas Djamaluddin.

Dalam artikel tersebut menyebutkan bahwa Thomas Djamaluddin dengan jelas menyatakan, narasi yang beredar yang disebarkan oleh akun tersebut adalah hoaks. Ia menjelaskan bahwa gerhana matahari total yang disebutkan dalam unggahan TikTok itu sebenarnya tidak akan terjadi pada tahun ini, melainkan pada 2 Agustus 2027.

Lebih lanjut, Thomas Djamaluddin juga menjelaskan bahwa gerhana matahari total pada tahun 2027 pun tidak akan terlihat dari Indonesia. Fenomena langka tersebut hanya akan melintasi sebagian wilayah Afrika Utara dan Arab Saudi,sehingga klaim yang beredar di TikTok tersebut sepenuhnya tidak berdasar.

Dengan demikian, unggahan yang mengklaim "akan ada gerhana matahari total pada 2 Agustus 2025" merupakan konten palsu (fabricated content). Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi yang diterima, terutama dari media sosial, guna menghindari penyebaran hoaks dan kepanikan yang tidak perlu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....