Klaim Prabowo Hentikan Bansos Terbukti Palsu
- 30 Jul 2025 09:08 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Sebuah video yang beredar luas di Facebook dengan narasi bahwa Presiden Prabowo Subianto akan menghentikan program bantuan sosial (bansos) telah terbukti menyesatkan. Akun Facebook “Yulianto Anto” mengunggah video berjudul “BAPAK PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO STOP BANSOS!!” yang hingga Selasa (29/7/2025) telah menarik lebih dari 7.200 tanda suka dan 2.700 komentar.
Dikutip dari Turnbackhoax.id, Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) segera melakukan penelusuran untuk memverifikasi klaim tersebut. Dengan memasukkan kata kunci “Prabowo hentikan program bansos” ke mesin pencarian Google, ditemukan beberapa artikel relevan yang membantah narasi video tersebut.
Salah satunya adalah artikel periksa fakta dari tirto.id berjudul “Benarkah Prabowo Berencana Hapus Program Bansos?”. Artikel yang diterbitkan pada Desember 2023 tersebut secara jelas menyatakan bahwa Prabowo, saat masih menjadi kandidat calon presiden, berkomitmen untuk melanjutkan program-program kerja Presiden Jokowi, termasuk bansos.
Komitmen Prabowo terhadap program bansos juga tercatat dengan jelas dalam visi misi Prabowo-Gibran pada Pemilu 2024, yang menggarisbawahi kesinambungan program perlindungan sosial. Hal ini semakin diperkuat dengan temuan dari artikel cnnindonesia.com yang tayang pada Desember 2024, “6 Jenis Bansos yang Diguyur Prabowo pada 2025”. Artikel tersebut mengungkapkan rencana pemerintah untuk mengalokasikan anggaran perlindungan sosial yang signifikan.
Lebih lanjut, artikel cnnindonesia.com merinci bahwa pemerintah berencana mengalokasikan Rp504,7 Triliun untuk anggaran perlindungan sosial dalam rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara (RAPBN) 2025. Angka ini menunjukkan peningkatan komitmen pemerintah terhadap keberlanjutan dan perluasan program-program bantuan sosial.
Rencana ini juga mencakup penyaluran berbagai jenis bansos lain pada 2025, seperti program makan bergizi gratis, bantuan pangan nontunai (BPNT), hingga bantuan iuran jaminan kesehatan BPJS. Berdasarkan fakta-fakta yang ditemukan oleh Tim Pemeriksa Fakta Mafindo, dapat disimpulkan bahwa unggahan video yang mengklaim “Prabowo hentikan program bansos” adalah konten palsu (fabricated content).
Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi sebelum mempercayai dan menyebarkannya informasi yang tidak jelas kebenarannya. Terutama informasi yang berkaitan dengan kebijakan publik yang sensitif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....