Waspada Penipuan Lowongan Kerja Pertanian Australia di TikTok

  • 30 Jun 2025 22:12 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Sebuah unggahan video di akun TikTok “infoloker22” yang menawarkan lowongan kerja di perusahaan pertanian di Australia telah menarik perhatian luas, namun kini terindikasi sebagai konten palsu. Unggahan tersebut, yang diposting pada Jumat, 18 April 2025, telah mengumpulkan lebih dari 30 ribu likes, dibagikan ulang sekitar 5.000 kali, dan memicu 2.000-an komentar hingga Senin, 30 Juni 2025.

Daya tarik pekerjaan di luar negeri memang seringkali menjadi magnet. Namun masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi penipuan yang berkedok informasi lowongan kerja.

Mengutip lama Turnbackhoax.id, Tim Pemeriksa Fakta Mafindo melakukan penelusuran mendalam untuk memverifikasi keabsahan informasi tersebut. Dengan memasukkan kata kunci “loker perusahaan pertanian australia” ke mesin pencarian Google, penelusuran teratas mengarah ke laman resmi sebuah agensi tenaga kerja, www.agrilabour.com.au.

Namun, investigasi lebih lanjut mengungkap perbedaan signifikan antara narasi di TikTok dan informasi yang tersedia di situs tersebut. Setelah menelusuri kanal “Fruit Picking Jobs” di laman www.agrilabour.com.au, ditemukan bahwa lowongan kerja yang tersedia untuk posisi tersebut hanyalah sebagai tenaga harian lepas (casual worker), bukan pekerjaan tetap dengan gaji per minggu seperti yang mungkin diinterpretasikan dari unggahan TikTok.

Ini menjadi indikasi awal ketidaksesuaian informasi yang beredar. Penting bagi para pencari kerja untuk memahami perbedaan antara status pekerjaan permanen dan kasual, terutama untuk lowongan di luar negeri.

Kecurigaan semakin menguat ketika TurnBackHoax mencoba mengakses tautan yang diberikan dalam unggahan terkait, yang ditemukan pada akun TikTok “warga62info”. Tautan tersebut tidak mengarah ke situs resmi perusahaan atau formulir aplikasi lowongan kerja yang valid.

Sebaliknya, tautan itu meminta pengguna untuk mengisi data pribadi berupa nama lengkap dan nomor Telegram aktif. Permintaan data pribadi yang tidak lazim dan mengarah ke platform komunikasi tertentu seringkali merupakan ciri khas upaya penipuan phishing atau pengumpulan data ilegal.

Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa unggahan yang berisi tautan “pendaftaran loker perusahaan Australia di bidang pertanian” dan meminta pengisian data pribadi merupakan konten palsu (fabricated content). Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dan melakukan verifikasi silang terhadap setiap informasi lowongan kerja yang beredar di media sosial, terutama jika meminta data pribadi yang sensitif atau menjanjikan imbalan yang terlalu mudah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....