Hoaks, Pembuatan Patung Paus Fransiskus dari Emas
- 31 Mei 2025 19:16 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Isu menyesatkan terkait proses pembuatan patung Paus Fransiskus dari emas murni tengah ramai beredar di berbagai platform media sosial sejak pertengahan Mei 2025. Dalam video berdurasi singkat yang diunggah sejumlah akun, tampak dua orang tengah memahat patung berwarna emas dengan wajah menyerupai mendiang Paus Fransiskus.
Video tersebut disertai narasi bahwa patung itu dibuat sebagai bentuk penghormatan atas wafatnya Paus Fransiskus pada April 2025. Mengutip dari laman turnbackhoax.id, hasil penelusuran fakta membuktikan bahwa video tersebut tidak menunjukkan proses nyata pembuatan patung dari emas murni.
Pemeriksaan menggunakan sistem Hive Moderation mengidentifikasi video itu sebagai hasil manipulasi berbasis kecerdasan buatan (AI) dengan tingkat probabilitas 98,5 persen. Kejanggalan juga tampak pada detail visual video, seperti bentuk tangan pemahat yang tidak proporsional dan tekstur logam yang tidak realistis.
Tidak ditemukan satu pun sumber resmi atau pemberitaan kredibel yang mengonfirmasi adanya pembuatan patung Paus Fransiskus dari emas murni. Pencarian di Google dan penelusuran di berbagai kanal berita internasional juga tidak menemukan informasi valid terkait klaim tersebut.
Seluruh narasi yang beredar di media sosial hanyalah hasil rekayasa digital yang menyesatkan masyarakat. Klarifikasi ini sangat penting mengingat Paus Fransiskus dikenal sebagai sosok sederhana yang menolak kemewahan, sehingga klaim pembuatan patung emas justru bertentangan dengan nilai-nilai yang dipegangnya semasa hidup.
Selain itu, penyebaran hoaks semacam ini dapat menimbulkan kesalahpahaman publik dan mencederai proses penghormatan terhadap tokoh agama dunia. Masyarakat diimbau untuk lebih kritis dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang berasal dari sumber tidak jelas atau tidak terverifikasi. Jika menemukan konten serupa, sebaiknya lakukan pengecekan ke kanal berita resmi atau layanan cek fakta sebelum membagikannya lebih luas.
(Desva Fitra/Dinar Rusydiana)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....