Hoaks, Kerajaan Brunei Beri Bantuan Tunai

  • 31 Mei 2025 18:57 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Isu bantuan tunai dari Kerajaan Brunei kembali mencuat di berbagai platform media sosial dan aplikasi pesan instan sejak April hingga Mei 2025. Narasi yang beredar menyebutkan bahwa masyarakat dapat memperoleh dana bantuan hingga Rp150 juta dengan cara mendaftar melalui nomor WhatsApp tertentu.

Dalam unggahan tersebut, bahkan dicantumkan foto Sultan Brunei, Hassanal Bolkiah, seolah-olah mendukung klaim tersebut. Mengutip dari laman turnbackhoax.id, setelah dilakukan penelusuran oleh berbagai tim cek fakta, informasi tersebut dipastikan tidak benar alias hoaks.

Nomor WhatsApp yang dicantumkan dalam unggahan tersebut menggunakan kode Indonesia (+62), bukan kode negara Brunei Darussalam (+673). Selain itu, nomor tersebut tidak terdaftar di database resmi dan tidak terkait dengan pihak kerajaan Brunei.

Situs resmi Kedutaan Besar Brunei Darussalam di Indonesia maupun kanal resmi pemerintah Brunei juga tidak pernah mengumumkan adanya program bantuan tunai kepada masyarakat Indonesia. Semua informasi terkait bantuan dana yang mengatasnamakan Kerajaan Brunei tidak ditemukan di situs-situs resmi tersebut.

Modus penyebaran hoaks ini biasanya memanfaatkan akun-akun Facebook palsu yang mengunggah video atau narasi yang mengajak masyarakat untuk segera mendaftar agar tidak ketinggalan mendapatkan bantuan. Dalam beberapa kasus, narasi tersebut juga disertai iming-iming proses pencairan dana yang mudah tanpa syarat apapun, sehingga banyak masyarakat yang tergiur dan akhirnya menjadi korban penipuan.

Pemerintah dan lembaga terkait mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi terhadap informasi yang diterima, terutama yang berkaitan dengan bantuan dana dari pihak asing. Masyarakat diharapkan tidak mudah percaya dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya, guna mencegah jatuhnya korban lebih banyak akibat penipuan berkedok bantuan tunai.

(Desva Fitra/Dinar Rusydiana)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....