Perempuan Amerika Bugil, Protes Rencana Setop Impor Baju China, Hoaks
- 18 Apr 2025 19:05 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Pemerintah AS berencana menghentikan impor pakaian dari China, yang memicu protes di kalangan perempuan AS. Dalam sebuah aksi, mereka melepas pakaian dengan ungkapan, "Tanpa pakaian murah dari China, kami akan memakai apa?", namun setelah ditelusur informasi tersebut adalah hoaks.
Berita hoaks mengenai situasi ini menyebar melalui aplikasi percakapan dan menarik perhatian publik, terutama mengingat konteks keputusan Presiden AS, Donald Trump, yang menaikkan tarif impor dari beberapa negara, termasuk China. Hal ini mengakibatkan China menghadapi tarif yang sangat tinggi.
"Kebijakan yang diambil Donald Trump ini dibalas oleh China dengan penyesuaian tarif. Perang dagang antara kedua negara ini sudah berlangsung lama dan mencapai puncaknya dalam beberapa hari terakhir," ujar Solahudin dari Mafindo Solo dalam program Cek Fakta, di Pro1 RRI Surakarta Jumat (18/4/2025).
Di tengah situasi ini, muncul sebuah video yang mengklaim bahwa pemerintah AS menghentikan impor pakaian dari China, dengan narasi bahwa perempuan-perempuan di AS siap untuk melepas pakaian mereka sebagai bentuk protes terhadap kebijakan tersebut. Namun, setelah ditelusuri oleh Mafindo, ditemukan bahwa video yang dimaksud memang ada, tetapi narasinya telah dipelintir.
Video serupa sebelumnya muncul pada tahun 2019 oleh Migopant, sebuah organisasi pemeriksa fakta dari Taiwan, dan kini diproduksi ulang pada tahun 2025 dengan tujuan mendistorsi konflik perdagangan antara AS dan China. Hasil penelusuran ini menunjukkan bahwa konten tersebut adalah palsu atau hoaks.
(Syurie Ariandani)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....