Kembangkan Potensi Wisata, Kelurahan Pajang Kota Surakarta Gelar Pesta Budaya
- 14 Sep 2026 16:01 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta — Kelurahan Pajang mengadakan ajang Gelar Budaya berskala besar yang dipusatkan di area Pasar Jongke pada Minggu, 13 September 2026. Event berbasis pemberdayaan masyarakat ini menghadirkan beragam rangkaian acara, mulai dari kirab budaya, pertunjukan musik keroncong, hingga pagelaran ketoprak yang seluruhnya melibatkan peran aktif warga setempat.
Rangkaian acara diawali pada sore hari dengan Kirab Budaya yang melibatkan sekitar 150 warga dari 16 RW di Kelurahan Pajang. Kirab mengusung tema kekayaan nusantara dengan menampilkan pakaian adat dari berbagai daerah, iringan gunungan, hingga kehadiran Prajurit (Bergodo) Keraton serta Bergodo Prabu Anom khas Pajang.
Kemeriahan berlanjut pada malam hari dengan penampilan musik keroncong dari Orkes Gemilang perwakilan RW 5, disusul pementasan ketoprak dengan lakon "Roro Hoyi".
Menariknya, jajaran pemeran ketoprak ini diisi oleh tokoh-tokoh daerah, di antaranya Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani yang memerankan tokoh Roro Hoyi, serta mantan Camat Laweyan dan mantan Lurah Pajang.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pajang Gemilang, Dedy Rusyanto, menjelaskan bahwa pementasan Roro Hoyi sengaja dipilih untuk menyuarakan isu kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.
"Kami kepengin mengangkat wanita ini agar lebih punya potensi dan idealisme, sehingga tidak menjadi korban kekuasaan seperti Roro Hoyi. Melalui ajang ini, kami ingin gelaran budaya yang bersumber dari dana DPK ini bisa terus berkelanjutan," kata Dedy Rusyanto
Dedi juga menambahkan harapannya agar kegiatan rutin ini mampu menciptakan daya tarik wisata baru di wilayah barat Kota Solo.
"Harapan kami event ini akan terus dikurasi dan ditingkatkan kualitasnya. Mudah-mudahan bisa menjadi ikon karnaval atau kesenian baru di Solo sebelah barat, sehingga bisa masuk dalam agenda tahunan tingkat kota," katanya menambahkan.
Sementara itu, Kelurahan Pajang menilai kegiatan ini menjadi sarana penting untuk menjaga tradisi sekaligus mengenalkan sejarah lokal. Lurah Pajang, Ganang Sambodo menegaskan pentingnya melestarikan identitas Pajang sebagai bagian dari sejarah keberadaan Kota Surakarta.
"Melalui upaya nguri-nguri budaya ini, kami ingin mengangkat potensi wisata yang ada di Kelurahan Pajang. Pajang ini punya nilai sejarah penting sebagai salah satu tempat leluhur atau cikal bakal berdirinya Kota Solo," ucap Lurah Pajang, Ganang Sambodo.
Dirinya juga berharap partisipasi masyarakat dalam ajang ini dapat mempererat kebersamaan warga dan potensi kesenian yang ada mampu dikenal masyarakat secara luas.
"Kami berharap melalui kolaborasi kirab hingga pagelaran ketoprak ini, masyarakat Pajang semakin solid dan potensi kesenian yang ada di wilayah kami bisa terus berkembang dan dikenal luas," ucapnya menambahkan. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....